HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Pemerintah Kota Gorontalo menetapkan tujuh prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun anggaran 2027.
Prioritas tersebut mencakup penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penanganan persoalan sampah dan banjir.
Agenda pembangunan itu disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Gorontalo saat menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RKUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027.
Wali Kota Adhan menjelaskan, arah pembangunan Kota Gorontalo tahun depan akan berfokus pada pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang didukung oleh transformasi digital.
”Tema ini difokuskan pada penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang tersebar di berbagai kawasan kota, dengan tujuan untuk menjawab tantangan keterbatasan sumber daya fisik dan meningkatkan produktivitas ekonomi melalui penguatan UMKM, wirausaha, koperasi, serta pemanfaatan teknologi digital,” ujar Wali Kota Adhan.
Ia menjelaskan, tema pembangunan tersebut menjadi landasan dalam menentukan program prioritas yang selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Gorontalo.
Adapun tujuh prioritas pembangunan Kota Gorontalo tahun 2027 meliputi, pembinaan mental dan spiritual masyarakat serta aparatur melalui peningkatan peran lembaga agama, lembaga adat, dan organisasi kemasyarakatan, Peningkatan akses layanan dan mutu pendidikan serta kesehatan, pemerataan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Selain itu, kata Wali Kota Adhan, pihaknya juga akan berfokus pada peningkatan kapasitas UMKM dan wirausaha, peningkatan sarana dan prasarana pemerintahan serta pelayanan publik, penanganan sampah dan banjir serta peningkatan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
”Dari tujuh prioritas tersebut, peningkatan sarana dan prasarana pemerintahan menjadi salah satu agenda strategis yang akan diwujudkan melalui pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru mulai tahun 2027 hingga 2028,” katanya.
Selain itu, Pemerintah Kota Gorontalo juga, kata wali kota dua periode itu, menaruh perhatian besar terhadap persoalan lingkungan, khususnya penanganan sampah dan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah.
Di sektor ekonomi, lanjut dia, pemerintah akan memperkuat ekosistem UMKM dan kewirausahaan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru. Langkah ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
”Perumusan tema pembangunan tahun 2027 diselaraskan dan harmonisasi kan dengan tema pembangunan dan program prioritas nasional maupun provinsi,” kata Wali Kota Adhan.
Pemerintah Kota Gorontalo juga, menurut Wali Kota Adhan, menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2027 berada di kisaran 5,8 hingga 5,9 persen.
Selain itu, angka kemiskinan juga ditargetkan turun menjadi 5,22 persen serta tingkat pengangguran terbuka diharapkan dapat ditekan hingga diangka 3,74 persen.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Pemkot Gorontalo telah menyiapkan rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp1,03 triliun dan belanja daerah sebesar Rp1,08 triliun.
Melalui prioritas pembangunan yang telah ditetapkan, Pemerintah Kota Gorontalo berharap tahun 2027 menjadi momentum percepatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.(**).







