Menjaga Indonesia

BLK Gorontalo Bakal Berganti Status

HABARI.ID I BLK atau Balai Latihan Kerja Gorontalo, diperuangkan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menjadi Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPTP) Kementrian Ketenagakerjaan RI.

Pengalihan status BLK Gorotnalo ini dan pembangunan gedung baru diharapkan lebih meningkatkan kualitas, dan kuantitas lulusan serta berpotensi membuka lapangan kerja baru di daerah.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Bapppeda Budiyanto Sidiki saat mendampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, studi komparasi pengelolaan BLK di Lembang dan Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020).

Dua BLK yang dikelola Kemenaker itu memiliki spesifikasi yang berbeda. Balai Latihan Kerja Lembang lebih fokus di bidang pertanian, perikanan dan peternakan sementara di Bandung fokus di bidang otomotif.

“Pak gubernur ingin menseriusi Balai Latihan Kerja sebagai salah satu institusi pencipta lapangan kerja di daerah. Oleh sebab itu, hari ini kita melihat dua jenis Balai Latihan Kerja yang berbeda …”

“Jika direstui ibu menteri, mudah-mudahan Gorontalo menjadi salah satu daerah yang akan dibangun tahun depan,” ungkap Kepala Bapppeda Budi.

Dijelaskannya, saat ini Balai Latihan Kerja Gorontalo masih dikelola dalam bentuk UPTD. Artinya masih di bawah binaan dan anggaran pemerintah provinsi.

Pengalihan status dan pembangunan gedung baru diharapkan membuat BLK semakin berdaya saing dengan penerapan ilmu vokasi dan peralatan yang canggih.

“Pak Gubernur rencananya akan bertemu ibu Menteri Ketenagakerjaan untuk menyampaikan komitmen kesiapan lahan pembangunan Balai Latihan Kerja. Mudah mudahan bisa diagendakan,” imbuhnya.

Pembangunan Balai Latihan Kerja Pusat di daerah diharapkan bisa menjadi solusi pembukaan dan penyerapan tenaga kerja baru.

Terlebih saat pandemi covid-19 seperti ini ada banyak warga produktif yang kehilangan lapangan kerja.(bnk/habari.id).