HABARI.ID I Rabu (12/08/2026) pengurus dan anggota DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Provinsi Gorontalo dan DPC (Dewan Pimpinan Cabang) ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyarawatan Desa Nasional) se Provinsi Gorontalo, resmi dilantik.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UNG (Universitas Negeri Gorontalo) itu, sangat penting dan strategis. Karena ABPEDNAS memiliki fungsi, peran serta program utama yang bertujuan mengawal tata kelola keuangan, mengawasi penggunaan dana desa serta bersinergi dengan program prioritas nasional, yakni jaga desa. Begitu kata Syarief Mbuinga, saat diwawancarai awak media usai resmi dilantik sebagai Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Gorontalo.
“Kegiatan ini tidak hanya sekedar seremonial belaka, apalagi euforia. Setelah dilantik lantas selesai, tidak seperti itu. Tetapi ABPEDNAS Provinsi Gorontalo sendiri, segera bergerak bersama dengan program kegiatannya termasuk melakukan harmonisasi hubungan yang produktif sampai ke tingkat desa,” ujar Syarief Mbuinga.
Senator asal Provinsi Gorontalo itu sampaikan lebih tegas, doorstop ke Desa-Desa kedepannya akan menjadi kunci pelaksanaan program DPD ABPEDNAS Provinsi Gorontalo. Hal tersebut menurutnya sangat penting dan strategis, karena menurut pengalamannya baik sebagai Ketua DPRD dan Dua Periode Bupati Pohuwato, kondisi masyarakat di tingkat Desa jika tidak secepat mungkin tidak diantisipasi, maka akan berdampak buruk.
“Doorstop ini kedepan akan menjadi kunci dalam rangka pelaksanaan program kegiatan DPD ABPEDNAS Provinsi Gorontalo, mulai dari tingkat kota, kabupaten, kecamatan sampai ke desa. Kita harus mengunjungi langsung Desa, dan bertatap muka langsung dengan masyarakat dampaknya lebih positif. Saya punya pengalaman tujuh tahun di DPRD dan Dua Periode Bupati. Jika kunjungan ini tidak dimasifkan, maka akan berimplikasi buruk terhadap masyarakat desa, yang membutuhkan akselerasi pembangunan dan ekonomi di setiap desa,” jelas Syarief.
Sementara itu Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail sampaikan, Pemerintah Provinsi Gorontalo mendukung sepenuhnya atas lahirnya DPD ABPEDNAS Provinsi Gorontalo sampai ketingkat DPC.
“Saya ingin menyampaikan bahwa di desa adalah ujung tombak terdepan daripada pelaksanaan pembangunan. Di sana ada kepala desa dan ada Badan Permusawaratan Desa,” ungkap Gubernur Gusnar.
Menurut Gusnar, peran strategis ABPEDNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota diperlukan untuk mendukung pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di desa. Ia berharap ABPEDNAS dapat menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan yang ditetapkan kepala desa.
“ABPEDNAS memiliki sumber daya yang dapat menjadi mentor dan promotor untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah. Salah satunya program hilirisasi ayam terintegrasi sebagai bagian dari upaya pemerintah menuntaskan kemiskinan, yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan,” terang Gubernur Gusnar.
Pelantikan DPD ABPEDNAS Provinsi Gorontalo dan DPC ABPEDNAS se Provinsi Gorontalo tersebut, dihadiri langsung Sekjen DPP ABPEDNAS Aditya Yusma Pratama, Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa, Ella Nurlela Tubagoes, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indra Utama. Serta Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus.(bm/habari.id).






