HABARI.ID, KABUPATEN MOJOKERTO I Pemerintan Kabupaten Mojokerto, Rabu (12/08/2026) kedatangan tamu istimewa dari Negeri Tirai Bambu, Tiongkok. Delegasi Bayannur, Tiongkok itu disambut baik Bupati Mojokerto, Gus Barra di rumah jabatan Bupati Mojokerto.
“Kunjungan kerja Delegasi Bayannur ini dipimpin langsung Wakil Wali Kota Pemerintah Kota Bayannur, Zhao Yongjun, dan diikuti sejumlah pejabat serta perwakilan pelaku usaha asal Tiongkok dan Indonesia. Salah satu tujuan kunjungan kerja ini, menjajaki kerjasama bidang ekonomi, investasi serta pertukaran potensi industri daerah,” jelas Bupati Mojokerto.
Selain itu lanjut Bupati Mojokerto, peluang kerjasama lain adalah di bidang SDA atau Sumber Daya Alam juga SDM (Sumber Daya Manusia), meliputi penanaman modal pada sektor pertanian, peternakan, industri, pariwisata, perdagangan sampai jasa.
“Mengingat Kabupaten Mojokerto memiliki kawasan strategis, dan didukung dengan infrastruktur yang memadai, maka hal itu membuat Pemerintah Kota Bayannur tertarik menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto ..,”
“Seperti sektor pariwisata dan budaya pengenalan kawasan warisan sejarah (heritage) peradaban Majapahit di Trowulan, serta destinasi wisata alam andalan Kabupaten Mojokerto ..,”
“Sektor pariwisata menjadi salah satu bidang yang dinilai memiliki peluang besar. Kabupaten Mojokerto memiliki kekayaan sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit, kawasan pegunungan, air terjun, wisata alam, agrowisata, hingga desa wisata ..,”
“Dari kawasan Trowulan, memiliki sejumlah destinasi heritage seperti Museum Majapahit, Candi Tikus, Candi Bajang Ratu, Candi Brahu, Kolam Segaran dan Candi Wringin Lawang ..,”
“Selain wisata sejarah, sejumlah destinasi alam seperti Air Terjun Dlundung, Air Panas Padusan, Petirtaan Jolotundo dan Air terjun Coban Canggu juga menjadi bagian dari potensi wisata yang dapat dikembangkan,” jelas Bupati Mojokerto.
Lebih lanjut Bupati Mojokerto sampaikan, sektor pariwisata di Kabupaten Mojokerto turut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat. Karena Kawasan Trowulan memiliki nilai yang sangat strategis, wisatawan tidak hanya dapat melihat koleksi museum, tetapi juga secara langsung menelusuri berbagai jejak peradaban Majapahit.
Sektor pertanian juga menjadi salah satu kekuatan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan data tahun 2025, sejumlah komoditas utama meliputi padi, jagung, kedelai, bawang merah dan cabai rawit sangat produktif. Misal, padi tercatat mencapai 327.763 ton dengan luas tanam 60.597 hektare. Sementara jagung memiliki luas tanam 33.183 hektare dengan produksi mencapai 254.382 ton.
Komoditas lainnya juga menunjukkan potensi yang dapat dikembangkan. Kedelai memiliki luas tanam 808 hektare dengan produksi 1.294 ton, bawang merah seluas 607 hektare dengan produksi 9.670 ton, serta cabai rawit dengan luas tanam 3.508,5 hektare dan produksi mencapai 8.625 ton.
Dari sektor peternakan juga memiliki prospek yang cukup besar. Komoditas yang dikembangkan antara lain ayam petelur, ayam broiler, itik dan entok. Selain unggas, terdapat pula ternak ruminansia kecil seperti kambing dan domba serta ruminansia besar berupa sapi potong dan sapi perah.
“Semoga kunjungan kerja Delegasi Bayannur ini, bisa ditindak lanjuti melalui pembahasan serta kerjasama lebih konkret. Peluang kolaborasi bisa diarahkan ke sejumlah sektor strategis, yang memiliki potensi untuk dikembangkan,” pungkasnya.(cha/ADV/habari.id).






