HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Sisa median jalan di Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea instruksikan untuk dibongkar. Karena dinilai mengancam keselamatan masyarakat, terlebih siswa SDN 41 Hulonthalangi.
Seperti disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Hj. Meidy N. Silangen, saat di hubungi terpisah melalui selular Selasa (01/09/2026), bahwa pembongkaran median jalan di Jalan Sultan Hasanudin merupakan instruksi Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.
“Iya, benar. Pembongkaran median jalan di Jalan Sultan Hasanudin, merupakan instruksi Wali Kota Gorontalo, Bapak Hi. Adhan Dambea. Selain itu, sisa media jalan berada di tikungan Jalan Sultan Hasanudin sudah menjadi keluhan masyarakat, karena rawan kecelakaan,” ujarnya.
Perhatian Pemerintah Kota Gorontalo dalam hal ini Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dalam mencegah terjadinya kecelakaan terhadap masyarakat dan siswa, mendapat apresiasi dari masyarakat terutama orang tua siswa SDN 41 Hulonthalangi.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Gorontalo, utamanya kepada Wali Kota Gorontalo, Bapak Hi. Adhan Dambea. Karena sudah membongkar beton median jalan tersebut. Sebab, beton sisa median jalan itu menjadi ancaman bagi kami masyarakat, terlebih terhadap anak-anak kami yang sekolah di SDN 41 Hulonthalangi,” ungkap Yati Palao, Warga Kelurahan Tenda yang juga orang tua siswa di SDN 41 Hulonthalangi.
Sementara itu, Kepala SDN 41 Hulonthalangi, Karto Nurkamiden katakan memang beton sisa median jalan di Jalan Sultan Hasanudin sangat mengancam keselamatan siswa SDN 41 Hulonthalangi. Karena berada tidak jauh dari SDN 41 Hulonthalangi, dimana aktivitas orang tua siswa menjemput dan mengantar anak-anak mereka di sekolah.
“Lokasi sisa beton median jalan ini sudah sangat tepat dibongkar, karena sangat mengancam keselamatan masyarakat utamanya siswa. Aktivitas orang tua siswa baik mengantar dan menjemput anak-anak mereka di sekolah, berada tidak jauh dari posisi beton median jalan tersebut. Apalagi kondisi beton median jalan itu hanya beberapa meter dan tidak utuh, sehingga rawan kecelakaan. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Gorontalo dan Pak Wali Kota, atas perhatiannya,” singkatnya menutup.(bm/habari.id).






