HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Pembangunan dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo di tingkat wilayah baik kecamatan dan kelurahan, begitu masif. Terlihat dari berbagai program pembangunan dilakukan lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kota Gorontalo, mulai dari PUPR Kota Gorontalo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo sampai Dinas Perkim Kota Gorontalo.
Pembangunan di tingkat wilayah itu bukan hanya sebatas diatas kertas belaka, tetapi nyata dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo dengan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta kelurahan.
Seperti disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Hj. Meidy N. Silangen, saat melaporkan perkembangan pelaksanaan pembangunan wilayah pada kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo dengan masyarakat, berlangsung di Kelurahan Wongkaditi Barat Senin (18/05/2026) malam.
“Pembangunan infrastruktur di Kecamatan Kota Utara pada tahun 2026, diantaranya rehabilitasi pagar TK Negeri Pembina Kota Utara, melalui Dana Alokasi Umum Pendidikan. Kemudian Pengembangan jaringan sambungan rumah di Kelurahan Dumolo Utara, melalui Dana Alokasi Khusus Dinas PUPR Kota Gorontalo dan terakhir rekonstruksi jalan Taman Buah eks Jalan Taman SAri 1, melalui DUA Dinas PUPR Kota Gorontalo,” ujarnya.
Lanjut Hj. Meidy N. Silangen, khusus dana pengembangan kelurahan di tahun 2026 ada beberapa hasil identifikasi kebutuhan setiap kelurahan di Kecamatan Kota Utara.
Mulai dari Kelurahan Wongkaditi Timur dialokasikan dana sebesar Rp 200 juta, untuk pembersihan saluran di delapan lokasi berbeda, pembangunan saluran di satu lokasi. Kemudian rehabilitasi saluran di tiga lokasi, peningkatan pelayanan kantor dan terakhir pengawasan.
Kedua Kelurahan Wongkaditi Barat mendapatkan alokasi dana dengan jumlah yang sama, untuk pembersihan saluran di delapan lokasi, pembangunan saluran di dua lokasi, rehabilitasi plat deker, peningkatan pelayanan kantor dan pengawasan.
Ketiga di Kelurahan Dulomo Utara masih sama jumlah alokasi dana yakni Rp 200 juta, difungsikan rehabilitasi SPAL di dua lokasi dan pembangunan jalan paving blok.
Sementara di Kelurahan Dulomo Selatan, anggaran Rp 200 juta difungsikan untuk pembersihan saluran di tujuh lokasi, pembangunan saluran di dua lokasi, pembangunan jalan paving blok dan perencanaan serta pengawasan.
Masih kata Hj. Meidy N. Silangen, di Kelurahan Dembe II alokasi anggaran Rp 200 juta difungsikan untuk pembersihan saluran di dua lokasi, pembangunan saluran di empat lokasi, rehabilitasi saluran di satu lokasi, pembangunan jamban tiga unit dan perencanaan serta pengawsaan.
Untuk Kelurahan Dembe Jaya sendiri, alokasi anggaran Rp 200 juta difungsikan untuk pembersihan saluran di 12 lokasi berbeda, pembangunan saluran di dua lokasi dan rehabilitasi kantor lurah.
“Program pembangunan di tingkat wilayah baik kecamatan dan kelurahan ini, sebuah tekad Wali Kota Gorontalo, Wakil Wali Kota Gorontalo dan Sekretaris Daerah, untuk menunjang dan memenuhi pelayanan kepada masyarakat. Kami juga sampaikan, dari semua program kegiatan tersebut ada beberapa yang tidak bisa dilaksanakan dengan DPK tahun 2026,” pungkas Hj. Meidy N. Silangen.(bm/habari.id).







