HABARI.ID, POLITIK I Momen hari ulang tahun ke 18 Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Selasa (21/07/2026), tidak hanya menjadi wadah memperkuat sinergitas lintas pemerintah daerah. Tetapi menjadi ajang nostalgia tiga politisi, baik itu Bupati Bolaang Mongondow Selatah, Iskandar Kamaru, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali.
Kedai Dehuk yang terletak di Desa Pintadia, Kecamatan Bolaang Uki itu menjadi tempat tiga politisi ini berbagi kisah saat mereka masih satu kendaraan politik, yakni Partai Golkar.
Secangkir kopi dan hidangan khas daerah berjuluk Seribu Kubah itu, membuat suasana begitu cair saat tiga politisi ini menceritakan kihsa mereka saat masih sama-sama di Partai Golkar.
Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru yang saat itu sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Bolaang Mongondow Selatan, sementara Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kala itu sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Gorontalo dan Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, pengurus Partai Golkar di Gorontalo.
Sekarang Iskandar Kamaru, sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Bolsel, sedangkan Adhan Dambea, Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, dan Lahmudin Hambali, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Boalemo.
Meski demikian saat ini mereka bertiga sudah berbeda bendera partai politik, dan sebagai Kepala Daerah di masing-masing wilayah, tidak membuat mereka melupakan satu dengan lainnya. Yang adalah, saling mendukung dan mendoakan atas karir serta perjalanan politik yang mereka tempuh saat ini.
Sebagai junior, Iskandar Kamaru dan Lahmudin Hambali, mendoakan Adhan Dambea selalu sehat, panjang umur, sukses dan menjadi pemimpin nomor satu di Gorontalo yang dicintai masyarakat.
Demikian pula dengan Adhan Dambea, sebagai senior tidak hanya sebatas mendukung dan mendoakan, tetapi turut memberikan nasihat, agar jalan terjal dunia politik bisa dilalui dengan mudah oleh Iskandar Kamaru dan Lahmudin Hambali.
“Wali Kota Gorontalo, Pak Adhan Dambea adalah senior serta orang tua kami. Selalu kami mendoakan yang terbaik untuk beliau, agar menjadi orang nomor satu di Gorontalo yang dicintai masyarakat. Kami sebagai junior, bukan hanya didoakan, melainkan diberi nasihat. Nasihat itu sangat penting, karena menurut kami, perjalanan ini tak selamanya mulus, dan itulah ajaran yang kami dapatkan,” ungkap Iskandar Kamaru.
Keakraban tiga politisi berdarah Gorontalo itu terus berlangsung hangat, saat Staf Ahli Hukum Aprianto Nusa dan Tenaga Ahli Juru Bicara Pemkab Bolsel Andrika Hasan, membahas tentang penguatan sinergitas lintas daerah.
Seperti kata Satf Ahli Hukum Bupati Bolsel, Aprianto Nusa menyunggung tentang nota kesepahaman Pemerintah Kota Gorontalo dengan Pemkab Bolsel, di berbagai bidang harus lebih di perkuat.
“MoU Pemerintah Kota Gorontalo dengan Pemkab Bolsel, harus lebih diperkuat. Misal pada bidang pendidikan, dimana pelajar dan mahasiswa asal Bolsel, bisa mendapatkan kemudahan pelayanan publik di Kota Gorontalo,” ungkap lelaki akrab disapa Dr. Apri itu.
“Pelajar dan mahasiswa asal Bolsel banyak melanjutkan studi mereka di Gorontalo, khususnya di Kota Gorontalo. Kami tentunya sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota Gorontalo, sudah menerima masyarakat Bolsel dengan baik. Apalagi sekarang ini, mahasiswa asal Bolsel sangat terbantu dengan kebijakan Pak Wali, memberikan peluang mahasiswa berjualan di street food seperti di Pasar Sentral,” timpal Jubir Bupati Bolsel, Andrika Hasan, menutup.(bm/habari.id).






