Menjaga Indonesia

Mak Rini Jadi Lawan Berat Petahana?

HABARI.ID, KABUPATEN BLITAR I Kehadiran pasangan Mak Rini-Pakde Rahmat Santoso, bakal memberi warna lain di Pilkada di Kabupaten Blitar. Pasangan yang diusung PKB, PAN dan PKS ini, juga akan mengubah dinamika politik di wilayah Kabupaten Blitar.

Rini Syarifah yang akrab disapa Mak Rini, menjadi satu-satunya perempuan yang maju di Pilkada Blitar. Mak Rini bersama pendampingnya Rahmat Santoso, juga menjadi pasangan yang mampu mematahkan wacana ‘bumbung kosong’ (kotak kosong).

Cukup lama wacana ‘bumbung kosong’ ini bergulir, setidaknya pasca Rijanto-Marhaenis (pasangan incumbent) menyatakan siap maju lagi di Pilkada.

Wacana ‘bumbung kosong’ sempat menjadi momok. Karena jika hanya ada calon tunggal, maka ada pengulangan sejarah. Melawan kotak kosong pernah terjadi Pilkada 5 tahun silam.

Kemunculan pasangan Rini-Rahmat Santoso ini, menjadi bahan analisa tentang arah politik di kabupaten Blitar dan hadirnya berbagai kemungkinan.

Pasangan Rini-Rahmat Santoso bisa menjadi lawan berat bagi Petahana. Atau sebaliknya, malah menjadi jalan mulus bagi pasangan Petahana, dari pada harus melawan ‘kotak kosong’ yang konon jauh lebih berat dan melelahkan.

Menurut ketua tim pemenangan Mak Rini-Pakde Rahmat Santoso, Abdul Munib, kehadiran pasangan ini menjadi solusi atas kondisi Kabupaten Blitar selama lima tahun terakhir yang dinilai biasa-biasa saja.

“Ada keuntungan tersendiri ketika kita mengusung pasangan ini. Lawan kesulitan menggali track record. Sementara di lain sisi kita memahami semua tentang lawan,” kata Abdul Munib usai pendaftaran pasangan Rini Syarifah-Rahmat Santoso, Sabtu (05/09/2020).

Menurut politisi PKB ini, menaikkan elektabilitas sosok baru, jauh lebih gampang jika lawannya “tidak begitu istimewa”.

Rini Syarifah, kepada awak media mengungkapkan apa yang akan dilakukan selanjutnya. “Langkah kita berikutnya adalah melakukan sosialisasi secara masif disamping menyampaikan program-program kita kepada masyarakat,” kata Rini.

Peningkatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan, peningkatan kesejahteraan perempuan dan anak menjadi tekadnya. “Saya punya cara sendiri untuk menggalinya,” kata Rini.

Terkait berkas dan dokumen pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar yang sudah diserahkan Rini-HR Santoso ini, Ketua KPU Kabupaten Blitar Hadi Santoso mengatakan bahwa berkas syarat pencalonan dan syarat calon dinyatakan diterima.

“Syarat pencalonan sah, dan juga lengkap. Selanjutnya kita akan verifikasi, hasilnya dan akan diumumkan pada 13 – 14 September,” kata Hadi Santoso.(tos/habari.id)