HABARI.ID, POLITIK I Pasca memenangkan Pilwako tahun 2024, mengisi empat kursi di DPRD Kota Gorontalo dan posisi Wakil Ketua di DPRD Provinsi Gorontalo. Termasuk memenangkan Pilpres juga Pileg DPR RI tahun 2024, Partai Gerindra Kota Gorontalo laksana Burung Garuda yang terus mengepakkan sayapnya dan semakin sulit dikejar.
Berbagai kemenangan diraih dari kontestasi politik lima tahun sekali itu, tidak membuat Partai Politik Besutan Prabowo Subianto tersebut merasa puas, dan terus melahirkan kader-kader militan dari generasi ke generasi.
Mulai dari generasi X yang mandiri, disiplin, tangguh dan mudah beradaptasi, sampai sekarang generasi Alpha yang tumbuh di era teknologi super canggih dan memiliki opini yang kuat serta menyukai inovasi.
Inilah yang membuat generasi muda semakin mencitai Partai Gerindra Kota Gorontalo, karena terbuka untuk semua kalangan. Tidak terkecuali 75 kader muda DPC Partai Gerindra Kota Gorontalo, yang mengikuti Diklat Laskar dilaksanakan DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo selama tiga hari di Bumi Perkemahan Bonghulawa, Kabupaten Gorontalo.
Kehadiran 75 kader muda dalam Diklat Laskar Partai Gerindra ini, lebih memperkuat barisan muda DPC Partai Gerindra Kota Gorontalo. Karena Diklat Laskar Partai Gerindra yang diikuti 75 kader muda ini, menjadi bagian dari proses pembekalan dan penguatan kapasitas agar mereka memiliki pemahaman lebih baik mengenai nilai organisasi.
“Kami berharap kader baru ini menjadi agen-agen yang tercerahkan, sehingga dapat membawa Partai GERINDRA menjadi rumah besar bagi siapa saja,” ungka Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Gorontalo, Zulfikar M. Tahuru.
DPC GERINDRA Kota Gorontalo juga menekankan pentingnya semangat membangun bangsa yang maju, mandiri dan memiliki kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri. Nilai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi diterjemahkan melalui kerja nyata, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi positif dalam kehidupan berbangsa.
“Diklat Laskar GERINDRA di Bongohulawa menjadi pengalaman penting dalam memahami bahwa, menjadi bagian dari organisasi politik bukan hanya mengenai struktur dan kegiatan internal. Tetapi juga menyangkut tanggungjawab, pengabdian, disiplin dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat,” tegas Zulfikar.(bm/habari.id).






