HABARI.ID, POLITIK I Partai Gerindra di Gorontalo, tidak main-main untuk memenangkan kontestasi politik di Provinsi Gorontalo akan datang. Tidak terkecuali kader-kader Partai Gerindra dari DPC Kabupaten Gorontalo Utara, yang siap menjalankan mesin partai untuk meraih kemenangan bersama masyarakat di daerah berjuluk Gerbang Emas itu.
Hal ini terlihat dari keseriusan 21 kader militan DPC Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara, mengikuti Diklatsar (Pendidikan dan Pelatihan Dasar) Pertama, digelar DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo selama tiga hari sejak Jumat sampai Ahad (27/09/2026).
Saat di temui awak media pasca penutupan Diklatsar Pertama, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara, Marten Biki sampaikan bahwa, Diklatsar Pertama Partai Gerindra ini bukan tentang berapa banyak peserta atau kader Gerindra yang mengikuti pendidikan.
Akan tetapi lebih pada bagaimana Partai Gerindra khususnya DPC Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara, melahirkan kader-kader militan dari kalangan generasi muda yang siap mengabdi untuk daerah dan masyarakat.
“Ada sebanyak 21 orang dari kalangan generasi muda yang mengikuti Diklatsar Pertama Partai Gerindra, selama tiga hari. Mereka adalah kader-kader militan Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara, yang tergabung dalam Laskar Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara. Mereka bukan “pekerja partai” tetapi kader militan yang siap memperjuangkan kepentingan daerah dan masyarakat,” ujar Marten.
Lebih lanjut Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara katakan, setelah mengikuti Diklatsar Pertama 21 kader militan Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara tersebut siap mengawal seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari program MBG (Makanan Bergizi Gratis, KDMP (Kopersai Desa Merah Putih), Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis dan KNMP (Kampung Nelayan Merah Putih).
“Tidak hanya itu saja, kader-kader militan DPC Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara ini, menjadi corong dalam menyerap dan memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Kabupaten Gorontalo Utara,” terang Marten.
Diklatsar Pertama Gerindra adalah Politics of Hope, Bukan untuk Gagah-Gagahan
MENURUT Koordinator Laskar Partai Gerindra wilayah Timur Kabupaten Gorontalo Utara, akrab disapa Abi, bahwa Diklatsar Pertama Partai Gerindra yang berlangsung di Bumi Perkemahan Bongohulawa adlaah Politics of Hope.
“Diklatsar Partai Gerindra yang kami ikuti selama tiga hari ini, adalah Politics of Hope. Dimana menjadi wadah pendidikan politik yang memberikan pandangan bahwa politik itu harus menjadi sarana untuk membangun optimisme, kepercayaan dan perbaikan nyata demi masyarakat,” jelas Abi.
Ia paparkan dalam pendidikan politik yang Ia ikuti selama tiga tersebut, Ia bersama rekan-rekannya bukan hanya mendapatkan ilmu tentang bagaimana menyukseskan sebuah program yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan daerah.
Tetapi dalam forum tersebut Ia bersama rekan-rekannya turut mendapatkan ilmu pendidikan politik, bagaimana membangun sebuah optimisme baik itu di dalam orgaisasi maupun di tengah masyarakat.
“Misal membangun optimisme di tengah masyarakat. Artinya, kita harus bisa mengajak masyarakat melihat masa depan dengan penuh keyakinan, bahwa perubahan ke arah yang lebih baik itu ada. Hal ini tentu bukan hanya sekedar teori, tetapi perlu juga dengan praktik lapangan dengan modal dukungan dari berbagai pihak,” jelasnya.
Selain itu melalui Diklatsar Pertama Gerindra Ia bersama rekan-rekannya juga mendapatkan pendidikan politik, tentang bagaimana memecahkan sebuah persoalan dengan memfokuskan pada solusi yang menjadi tujuan bersama.
“Ketegangan itu sering muncul di tengah masyarakat, karena diakibatkan dengan persoalan yang yang tidak ada seorangpun mampu mencarikan solusinya. Kami kader-kader militan Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara, diajarkan dalam Diklatsar Pertama bagaimana memecahkan sebuah persoalan dengan solusi nyata. Bukan untuk saling menyalahkan atau menakut-nakuti, tetapi kami harus hadir sebagai pemberi solusi,” pungkasnya.(bm/habari.id).






