Menjaga Indonesia

Pangan Jadi Kunci Ketahanan Nasional, PT. Petrokimia Gresik Mampu Menaikkan Produktivitas Jagung

HABARI.ID, TIBAWA I Ketersediaan pangan menjadi sangat penting. Bagi Rahmat Pribadi, Direktur Utama PT. Petrokimia Gresik, pangan menjadi kunci ketahanan nasional.

“Yang kita makan adalah pangan yang diproduksi petani-petani kita, dikembangkan dan ditanam di tanah sendiri …,”

“Berkurangnya pangan impor, berarti Negara kita lebih kuat karena ketahanan pangan kita makin baik,” ungkap Rahmat Pribadi kepada wartawan usai Panen Raya Dempot Jagung PT. Petrokimia Gresik, di desa Tolotio, Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (04/07/2020).

Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas jagung lebih dari dua kali lipat seperti yang terjadi di Gorontalo. Meningkatnya produktivitas jagung, jelas berdampak pada kesejahteraan petani jagung.

“Visi kita adalah memberi solusi agroindustri supaya produktivitas bisa naik dan pertanian bisa berkelanjutan. Dan kita sudah membuktikan itu di Gorontalo …,”

“Hasil panen yang melimpah ini, sama sekali tidak menggunakan pupuk bersubsidi. Seluruhnya adalah pupuk non subsidi,” kata Rahmat.

Lebih untung menanam jagung dengan menggunakan pupuk non subsidi, yang bisa menghasilkan 12 ton jagung, dari pada menanam jagung dengan pupuk bersubsidi yang hasilnya di bawah 5 ton.

Rahmat Pribadi juga menceritakan, hasil panen yang melimpah ini sekaligus menjawab tantangan Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel.

Alhamdulillah, tantangan Pak Rachmad Gobel, untuk menanam jagung dengan pupuk tanpa subsidi, hasilnya terbukti melimpah,” kata Rahmat Pribadi.

Panen Raya Demplot Jagung PT. Petrokimia Gresik di desa Tolotio itu, juga dihadiri Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel.

Rachmad Gobel, pada giat Sarasehan yang digelar di lokasi panen raya, berharap apa yang sudah dilakukan Petrokimia Gresik di Gorontalo, bisa berkelanjutan demi kesejahteraan petani.(fp/habari.id)