Terpilih Ketum BPP HIPMI, Ade Jona Prasetyo Menang di Tanah Kelahiran, Sumatera

oleh
oleh
foto istimewa.

HABARI.ID I Munas XVIII BPP HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) yang berlangsung di Kota Lampung, akhirnya menetapkan Ade Jona Prasetyo Calon Ketua Umum BPP HIPMI nomor urut dua sebagai Ketua Umum BPP HIPMI terpilih.

Melalui data yang diterima Kamis (11/06/2026), Ade Jona Prasetyo mendapatkan sebanyak 33 dukungan mulai dari BPD HIPMI Aceh, BPD HIPMI Sumbar, BPD HIPMI Kepulauan Riau, BPD HIPMI Jambi, BPD HIPMI Bengkulu, BPD HIPMI Sumsel, BPD HIPMI Lampung, BPD HIPMI Papua.

Kemudian dukungan dari BPD HIPMI Papua Barat, BPD HIPMI Papua Barat Daya, BPD HIPMI Papua Pegunungan, BPD HIPMI Papua Selatan, BPD HIPMI Bali, BPD HIPMI NTB, BPD HIPMI Maluku, BPD HIPMI Banten.

Selanjutnya didukung BPD HIPMI DKI Jakarta, BPD HIPMI Jawa Barat, BPD HIPMI Jawa Tengah, BPD HIPMI Yogya, BPD HIPMI Jawa Timur, BPD HIPMI Kalimatan Selatan, BPD HIPMI Kalimantan Barat, BPD HIPMI Kalimantan Utara, BPD HIPMI Bangka Belitung.

Serta dukungan dari BPD HIPMI Sulawesi Tenggara, BPD HIPMI Sulawesi Utara, BPD HIPMI Sulawesi Tengah, BPD HIPMI Sulawesi Barat, BPD HIPMI Maluku Utara, BPD HIPMI Kalimantan Tengah dan terkahir BPD HIPMI Sulawesi Selatan. Termasuk dua calon Ketua Umum yakni Reynaldo Bryan nomor urut satu dan Anthony Leong nomor Urut empat, mematenkan sika memilih dan mendukung Ade Jona Prasetyo sebagai Ketum BPP HIPMI.

Sementara Afifudin Kalla sendiri, calon Ketua Umum nomor urut tiga sedikitnya hanya mendapatkan empat dukungan masing-masing BPD HIPMI Riau, BPD HIPMI Papua Tengah, BPD HIPMI NTT dan BPD HIPMI Gorontalo.

Terpilihnya Ade Jona Prasetyo sebagai Ketua Umum BPP HIPMI yang baru, karena lelaki kelahiran 27 Juli 1992 itu dinilai bukan hanya mampu menjalankan roda organisasi secara internal dan membesarkan HIPMI, tetapi dipastikan mampu membangun kolaborasi yang solid dalam rangka memperkuat perekonomian bangsa dan negara.

Solidaritas yang disiapkan Ade Jona Prasetyo tentu bukan hanya di internal BPP HIPMI saja, tetapi sampai mengakar ke tingkat BPD dan BPC HIPMI di Tanah Air. Bahkan solidaritas tersebut siap Ade Jona Prasetyo perkuat sampai ke lembaga baik itu pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota serta lembaga vertikal lainnya baik hukum dan lain sebagainya. Tujuannya tentu hanya satu, bukan hanya untuk HIPMI semata, tetapi bangsa dan negara.

Jika solidaritas sudah terjalin bagus, maka kolaborasi pun akan tercipta. Kolaborasi yang akan dibangun Ade Jona Prasetyo tentu tidak hanya menguntungkan HIPMI saja, melainkan menciptakan peluang untuk semua unsur yang berkolaborasi dengan HIPMI.

Solidaritas dan kolaborasi ini tentu akan melahirkan inovasi-inovasi yang mendorong pertumbuhan dari berbagai aspek, yang dampaknya pun akan dirasakan bangsa dan negara. Dengan demikian visi misi yang dibangun Ade Jona Prasetyo ketika resmi terpilih sebagai Ketua Umum BPP HIPMI, akan mempercepat kemajuan bangsa dan negara menyambut Indonesia Emas tahun 2045.

Akses ke ‘Istana’ Lebih Pendek dan Bisa Menjawab Tantangan Dihadapi HIPMI

HIPMI atau Himpunan Pengusaha Muda Indonesia bisa dikatakan menjadi bagian dari perjalanan karir Ade Jona Prasetyo. Bahkan jika bicara tentang belajar menjadi pengusaha muda sukses, sudah Ia tempuh sejak Ia masih duduk di bangku sekolah menengah atas atau SMA, membantu ayahnya menjalankan usaha yang dirintis keluargnya.

“Hingga di bangku SMA, saya mulai mencoba membuka usaha sendiri. Jatuh bangun menjadi ujian yang cukup berat pada awalnya. Semua pengalaman tersebut saya syukuri sebagai ilmu yang sangat bermanfaat dan tak ternilai harganya. Mulai dari membaca peluang, merumuskan strategi, hingga melatih kemampuan networking,” jelasnya di salah satu media Tanah Air.

Kini, apa yang Ia rintis dan bangun dari nol bukan hanya dinikmatinya sendiri, tetapi orang-orang terdekat, organisasi dimana Ia berdiri bahkan masyarakat luas ikut merasakan kesuksesan itu. Bahkan, berkat kepercayaan semua orang yang Ia jaga dengan baik, Ia pun dipercayakan amanah masyarakat sebagai Anggota DPR RI.

Keikutsertaan Ade Jona Prasetyo dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI melalui Munas XVIII BPP HIPMI, tentu bukan hanya menjadi sinyal kuat melainkan sebuah peluang besar bagi HIPMI itu sendiri untuk lebih dekat ke ‘Istana’. Salah satunya Ade Jona Prasetyo merupakan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Politik besutan Prabowo Subianto, yang tentunya bisa menjawab tantang yang selama ini dihadapi HIPMI baik itu tentang deregulasi, izin, akses modal dan lain sebagainya. Karena Ade Jona Prasetyo yang juga sebagai Anggota DPR RI, tentu tahu persis simpul mana yang harus disentuh untuk menjawab semua tantangan HIPMI tersebut.

Kenapa Ade Jona Prasetyo bisa menjawab tantangan yang dihadapi HIPMI?, karena Ade Jona Prasetyo hidup di dua dunia tersebut, bahkan bukan orang asing bagi Tokoh-Tokoh pengambil kebijakan di pemerintahan pusat.

BPD HIPMI jadi Instrumen Pengembangan Pengusaha Muda serta Peningkatan Ekonomi Bangsa dan Negara

SEMANGAT kolaborasi yang dibawa Ade Jona Prasetyo maju sebagai Calon Ketua Umum pada Munas XVIII BPP HIPMI, tentu bukan hanya seremonial apalagi pelengkap visi misinya dalam satu dokumen. Tetapi kolaborasi itu sudah pernah Ia lakukan, buktikan dan berhasil membesarkan pelaku UMKM Sumatera Utara, termasuk merangkul pengusaha lintas latar belakang untuk berkembang bersama.

Dari inovasi dan peluang yang Ia bangun tersebut, pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara kala itu bukan hanya dirasakan mereka yang mengikuti jejak Ade Jona Prasetyo, tetapi turut dirasakan secara langsung masyarakat. Artinya, pada era Ia sebagai Ketum BPD HIPMI Sumatera Utara saja, pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat meningkat signifikan. Bagaimana jika Ade Jona Prasetyo sebagai Ketum BPP HIPMI, tentu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat akan ikut dirasakan daerah-daerah lain di Tanah Air termasuk Gorontalo.(bm/habari.id).

Baca berita kami lainnya di