HABARI.ID, POLITIK I Kamis (16/07/2026) Ia genap berusia 60 tahun. Ini menjadi salah satu tanda, bahwa karirnya sebagai birokrat Pemerintah Kota Gorontalo sudah berada dipenghujung pengabdian.
Dia siapa lagi kalau bukan Ismail Madjid, Sekretaris Kota Gorontalo kelahiran 16 Juli 1966 yang pernah menjabat sebagai Pj (Penjabat) Wali Kota Gorontalo.
Selama 34 tahun lima bulan, terhitung sejak tanggal 1 Maret 1992 silam sampai 31 Juli 2026 sebagai birokrat, Panglima ASN Kota Gorontalo itu mengawali karirnya di dunia birokrasi, mulai dari pelaksana di kantor Kecamatan Kota Barat. Selang beberapa tahun kemudian, jebolan doktor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga itu diamanahkan sebagai penjabat Kabid Ekonomi di Bappeda Kota Gorontalo pada tahun 1998 silam.
Seiring berjalannya waktu, tepat pada usia 36 tahun Ayah tiga orang anak itu diamanahkan jabatan sebagai Kepala Bappeda Kota Gorontalo. Tak lama kemudian Ismail Madjid yang sempat bergelar pimpinan OPD termuda kala itu, pun merasakan proses rolling jabatan di tubuh Pemerintah Kota Gorontalo.
Berbagai jabatan selama beberapa tahun sudah Ia jalani, mulai dari Kepala Badan sampai Kepala Dinas di beberapan organisasi perangkat daerah Kota Gorontalo.
Nah, tepat di tahun 2010 Anggota KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) itu dipercayakan menjabat sebagai Kepala Bappeda Kota Gorontalo. Tujuh tahun kemudian pada tahun 2017 silam, Ismail Madjid resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Gorontalo.
Puluhan tahun mengabdi sebagai birokrat, segudang pengalamanpun sudah dimiliki Ismail Madjid. Nah, tepat 12 Juni 2024 Ia pun resmi dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Gorontalo, menghadapi kontestasi politik pemilihan kepala daerah saat itu.
Keberhasilannya sebagai Penjabat Wali Kota Gorontalo, membuat Pemilu Kepala Daerah Kota Gorontalo tahun 2024 melahirkan pemimpin baru, yakni Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel.
Sekretaris Daerah Bisa Jadi Kepala Daerah
TIDAK sedikit Sekretaris Daerah di Gorontalo yang memilih terjun ke dunia politik. Namun tidak banyak juga yang sukses, melalui proses dinamika dunia politik sampai bisa memenangkan kontestasi baik Pileg dan Pilkada.
Jika bicara soal Sekretaris Daerah yang pernah menjabat sebagai Kepala Daerah di Gorontalo, sampai saat ini hanya dua orang. Diantaranya, Idris Rahim sebagai Wakil Gubernur Gorontalo Dua Periode, dan Ismail Madjid, Penjabat Wali Kota Gorontalo.
Jabatan Kepala Daerah yang pernah diemban dau Tokoh Gorontalo tersebut bukan serta merta, tetapi mereka dinilai mampu menjalankan amanah tersebut.
Idris Rahim saat itu mendamping Rusli Habibie sebagai Gubernur Gorontalo, sukses memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat di Provinsi Gorontalo.
Demikian pula dengan Ismail Madjid, sukses mengawal kontestasi Pemilu Legislatif dan Kepala Daerah di Kota Gorontalo. Bahkan di bawah kepemimpinan Ismail Madjid sebagai Penjabat Wali Kota Gorontalo, Pemerintah Kota Gorontalo berhasil menduduki peringkat 17 Nasional, berkinerja terbaik dari Kementerian Dalam Negeri RI.
Tidak hanya itu saja, sebagai Penjabat Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid mampu membawa Pemerintah Kota Gorontalo meraih prestasi terbaik di Tanah Air pada ajang Penghargaan APBD Award tahun 2024. Serta berhasil mengendaliklan inflasi, menekan kemiskinan ekstrem dan mengurangi pengangguran selama masa transisi pemerintahan di Kota Gorontalo.
Sampai saat ini nama Ismail Madjid disebut-sebut, sebagai birokrat ulung yang bakal terjun ke dunia politik. Banyak kalang politisi katakan, potensi bertarung pada Pileg Kota Gorontalo akan datang, adapula yang katakan Ismail Madjid berpotensi maju sebagai Calon Wakil Kepala Daerah.
Alasan mereka, karena Ismail Madjid banyak dilirik partai politik serta dinilai sebagai birokrat yang layak maju sebagai Calon Wakil Kepala Daerah, karena memiliki segudang pengalaman di Pemerintahan Daerah.
Jika Ismail Madjid benar akan terjun ke dunia politik pasca pensiun sebagai birokrat, lantas kendaraan partai politik manakah yang akan Ia gunakan untuk bertarung pada Pileg atau Pilkada akan datang?. Wallahualam bishawab.(bm/habari.id).






