Menjaga Indonesia

Tak Ada Ampun! Maqna Hotel Gorontalo Diboikot

HABARI.ID I Amarah FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) sepertinya belum juga redam, atas ulah manajemen Maqna Hotel Gorontalo.

Belum lama melakukan aksi demonstrasi di beberapa lembaga pemerintahan daerah, DPRD termasuk Maqna Hotel Gorontalo, kini organisasi naungan para pekerja ini siap melakukan boikot terhadap salah satu hote berbintang di Ibu Kota Provinsi Gorontalo tersebut.

Aksi boikot ini menandakan tidak ada ampun bagi PT Nirvana Wastu Pratama, dan parahnya lagi aksi ini siap dikampanyekan FSPMI. Begitu kata Ketua FSPMI Provinsi Gorontalo, Meiske Abdullah, Jumat (04/06/2021) kepada awak media.

“Kami DPW FSPMI hari ini menyatakan akan berkampanye untuk memboikot Hotel Maqna Gorontalo sampai dengan 3 orang pekerja ini dipekerjakan kembali, atau dicabut PHKnya,” tegasnya.

Konferensi Pers oleh FSPMI Provinsi Gorontalo.

Tak sampai disitu saja, boikot ini juga akan disampaikan langsung kepada seluruh pemerintah daerah yang ada di Gorontalo.

“Kami akan berkunjung kepada Gubernur, kepada seluruh Bupati dan Walikota untuk tidak memakai Hotel Maqna sebagai event-event pemerintah maupun swasta sampai dengan 3 anggota FSPMI dipekerjakan kembali,” tambahnya lagi.

Masih kata Meiske, sejak terbentuknya PUK Maqna Hotel pada tanggal 23 April tahun 2020 yang lalu, karyawan Maqna Hotel yang tergabung dalam FSPMI mulai mendapatkan intimidasi dari pihak Manajemen Hotel.

“Dan itu terbukti dengan di lakukannya PHK. Di bulan Juni 2020 ada terjadi PHK, kemudian disusul lagi bulan September ada PHK jadi totalnya ada 20 orang anggota FSPMI yang di PHK dengan alasan pandemic covid,” ujarnya.

Meiske menambahkan, dari keseluruhan anggota FSPMI yang mendapatkan PHK hanya beberapa orang saja yang mau memperjuangkan hal ini, dan sisanya lebih memilih untuk tidak bekerja dengan alasan adanya intimidasi dari pihak manajemen Hotel.(dyt/habari.id).