Menjaga Indonesia
Daerah

Pasar Drive Thru dan Adaptasi Kebiasaan Baru

HABARI.ID I Tak ada lagi kerumunan di tempat itu. Lapak yang telah diatur berjejer di sisi kiri-kanan, tetap menyisakan ruang sebagai lorong yang bisa dilalui kendaraan roda dua dengan leluasa di tengahnya.

Pusat pertemuan pedagang dan pembeli itu, mengatur sirkulasi pengujung. Titik keluar-masuk pengunjung di kawasan itu juga sudah ditentukan agar tak ada penumpukan pengunjung.

Belanja di pasar itu, pengunjung tak perlu lagi turun dari kendaraan. Cukup dengan bertransaksi depan lapak. Sistem drive thru diterapkan di pasar itu.

Di ‘lokasi baru’ Pasar Sentral Kota Gorontalo ini, memang menjadi salah satu project adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19 yang dilakukan pemerintah Kota Gorontalo sebagai upaya menekan eskalasi penyebaran virus Corona.

Di beberapa titik, juga disiapkan perlengkapan protokol kesehatan, seperti tempat mencuci tangan.

Penataan lokasi yang dimaksimalkan untuk mengurai kerumunan itu, dilakukan bertepatan dengan dimulainya pengembangan Pasar Sentral sebagai pasar modern.

Bangunan pasar dibongkar, dan pindah di lokasi yang hanya berjarak beberapa meter dari kawasan utama pasar yang akan dikembangkan itu.

“Kita mengaturnya sedemikian rupa agar tidak ada kerumunan. Sistem drive thru memang hanya untuk sementara saja. Begitu pembangunannya selesai, aktivitasnya akan kembali seperti sedia kala,” kata Wali Kota Gorontalo, Marten Taha.

Menurut Wali Kota Gorontalo, pembangunan pasar itu butuh waktu yang lumayan lama. “Karena pasar dibongkar, maka kita harus menyiapkan lokasi lain …,”

“Di lokasi ini, memang memanfaatkan beberapa ruas jalan. Selain menempatkan lapak-lapak, sebagian ruas jalan juga disisakan untuk jalur kendaraan agar mudah kita mengatur sirkulasi orang-orang yang belanja,” kata Marten.

Menurut Wali Kota, upaya yang dilakukan pemerintah kota, masih erat kaitannya dengan adaptasi kebiasaan baru. Upaya ini menjadi sangat penting terlebih pasar yang memungkinkan orang berkumpul dalam jumlah banyak.

“Pandemi COVID-19 memang telah melesukan ekonomi kita. Tapi kita tak harus pasrah dengan kondisi itu. Harus ada langkah sebagai ikhtiar agar masyarakat kita bisa melanjutkan hidupnya …,”

“Dan tentu saja, ikhtiar yang kita lakukan tetap mengedepankan upaya pencegahan penyebaran virus Corona,” kata Wali Kota.(fp/habari.id)