Menjaga Indonesia

Paket Wisata Offroad, Bakal Dibuka Pemkab Trenggalek

HABARI.ID, TRENGGALEK I Pemkab Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan kebudayaan berencana membuka paket wisata offroad adventure.

Dengan kontur atau bentangan alam yang sedikit ekstrim, tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat yang gandrung dengan petualangan dan wisata alam.

Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) kabupaten Trenggalek, Sunyoto melalui Kepala bidang pengembangan destinasi wisata, Toni Widianto, masih melakukan observasi lokasi yang cocok untuk pengembangan paket wisata offroad adventure. Terutama di Desa Dompyong, kecamatan Bendungan, kabupaten Trenggalek.

“Hari ini kita melakukan survei jalur wisata petualang di agro wisata Dillem Wilis, bersama komunitas Jeep Trenggalek (Jikal), ” kata Toni dilokasi, Kamis (28/01/2021)

Ini menjadi salah satu bentuk tindak lanjut dari hasil koordinasi kami, Disparbud dengan Dinas Pertanian serta komunitas Jikal.

“Kami melakukan ini sebagai bentuk dukungan terhadap resolusi bupati Trenggalek di tahun 2021. Demi mewujudkan atau mengembangkan wisata petualangan di Trenggalek,” ujar Tony.

50 persen kawasan di kabupaten Trenggalek merupakan kawasan hutan. Sedangkan hampir 70 persennya adalah kawasan bukit dan pegunungan.

Upaya ini akan menjadi salah satu alternatif wisata yang layak dan cocok bagi masyarakat di Trenggalek.

Paket Wisata Offroad
Tony Widianto, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disparbud Trenggalek, dilokasi Dilem Willis, Kamis (28/01/2021).[foto_habari.id]
“Dari segi kewilayahan, kami mencoba menggarap kegiatan ini. Yang pertama di Dillem Wilis karena lokasinya sangat strategis dan bagian dari pengembangan kawasan strategis selingkar Wilis yang juga diamanatkan dalam Perpres Nomor 80,” ucap Tony.

Tony berharap komunitas Jeep Trenggalek turut berpartisifasi dalam menciptakan destinasi wisata adventure tour. dengan mengelilingi agro wisata di Dillem Wilis dengan menggunakan kendaraan Jeep.

Ini juga penting untuk promosi dalam bentuk paket wisata petualang.

Tony menambahkan, Resolusi Bupati Trenggalek pada tahun 2021 di antarannya, pengembangan desa wisata, dalam satu periode  kepemimpinannya akan menciptakan 100 desa wisata di kabupaten Trenggalek.

Kembangkan Parwisata Jadi Bagian dari Resolusi di 2021

Kedua, mendorong untuk menciptakan wisata petualang di kabupaten Trenggalek. “Dan yang ketiga, mengusung konsep eco wisata (eco tourisme) yang sejalan dengan jargon bupati yaitu Trenggalek “meroket” atau wisata yang berorentasi pelestarian lingkungan,” katanya.

Menurut Tony, Agro wisata Dillem Wilis, sangat cocok jadi satu paket wisata. Dengan tujuan untuk memberikan edukasi agro wisata sekaligus sebagai tempat berwisata.

Sehingga di tengah-tengah pengunjung menikmati wisata, mereka juga dapat menimba ilmu pengetahuan tentang perkebunan kopi atau peternakan sapi.

“Nanti pengunjung bisa belajar cara mengolah kopi, belajar mengolah minyak atsiri atau belajar peternakan sapi,” ucapnya.

Memang saat ini kawasan wisata di Trenggalek masih tutup, karena masih dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berharap PPKM ini segera berakhir.

“Dengan penjualan melalui paket wisata, kita harapkan dapat membatasi pengunjung serta bisa mengendalikan aktifitasnya serta akan dengan mudah mengetahui asal usul pengunjung,” pungkas Tony.(Sar/habari.id)