Menjaga Indonesia

Nelson: Sudah Saatnya ASN Fasih Berbahasa Inggris

HABARI.ID I Dunia kian terbuka. Memberi ruang kepada siapa saja yang ingin berinteraksi dengan dunia luar. Tinggal tergantung pada kemampuan individu dalam berinteraksi.

Dan tentu saja, yang terpenting dalam berkomunikasi adalah penguasaan bahasa.

Hampir rata-rata pemerintah daerah, menghendaki dan memiliki visi mengglobal. Jejaring kerjasama dan relasi yang dibangun, tidak lagi pada batasan level regional maupun nasional. Tapi sudah pada tingkatan yang lebih tinggi; internasional.

Di era dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang makin pesat, keinginan mengglobal itu sangat mungkin untuk dilakukan.

Ini juga mengindikasikan bahwa seluruh elemen yang ada di dalamnya (sumber daya manusia), harus “memantaskan diri” untuk menjadi bagian dari globalisasi, dengan menjadikan penguasaan bahasa asing sebagai keharusan.

“Penguasaan bahasa asing (bahasa Inggris) tak hanya sekedar menjadi tren masyarakat dewasa ini. Tapi juga menjadi kebutuhan, termasuk dibutuhkan dalam pelayanan …,”

“Bisa dibayangkan. Apa jadinya jika suatu saat ada banyak orang luar negeri datang di Kabupaten Gorontalo. Namun ASN-nya tidak menguasai bahasa asing …,”

“Sangat penting bagi ASN untuk fasih berbahasa Inggris,” kata Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat membuka pelatihan bahasa Inggris bagi ASN, Senin (03/02/2020).

Nelson mengatakan, ada banyak kerjasama antar Pemerintah Kabupaten Gorontalo dengan investor yang notabene berasal dari luar negeri.

Kemampuan berbahasa Inggris, memungkinkan bagi ASN untuk berinteraksi dengan investor. “Dengan bisa berbahasa Inggris, ASN bisa mudah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, terlebih harus berinteraksi dengan orang asing,” kata mantan Rektor ini.

Nelson berharap, dengan program yang dijalankan ini, ASN bisa lebih percaya diri dan mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa yang banyak digunakan masyarakat internasional; bahasa Inggris.

Dorongan agar ASN bisa menguasai bahasa asing, sudah dilakukan Bupati. Akhir 2019 lalu, Nelson telah menerbitkan Surat Edaran.

Surat edaran itu mengharuskan seluruh pegawai di lingkup pemerintah kabupaten Gorontalo untuk menguasai dan menggunakan bahasa lokal, bahasa Indonesia dan bahasa asing pada hari-hari yang sudah ditentukan.(dwi/habari.id)