Mengulas Keselarasan ‘Pendamping Klinik Ceria’ dan Agenda SDGs Desa

Pendamping Klinik Ceria
Wakil Bupati, Thariq Modanggu

HABARI.ID | Program Pendamping Klinik Ceria merupakan sebuah inovasi untuk menjawab tantangan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Gorontalo Utara.

Program yang diprakarsai oleh Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu itu juga merupakan gagasan untuk menghimpun berbagai kelemahan dan potensi desa demi merumuskan pembangunan yang berkelanjutan di Gorontalo Utara.

Sebelumnya, Pemerintah Gorontalo Utara telah menyeleksi puluhan pelamar pada program Pendamping Klinik Ceria itu. Dan setelah melewati beberapa tes, akhirnya terpilih 30 orang yang layak untuk menjalankan amanat tersebut.

Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Provinsi Gorontalo, Sukri Harmain mengatakan, program hasil gagasan Thariq Modanggu itu memiliki keselarasan dengan agenda pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs).

“Hampir tidak ada perbedaan, antara program Pendamping Klinik Ceria ini dengan SDGs Desa, sebab semuatujuannya mengarah pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap Harmain pada awak media, Selasa (09/11/2021).

Program SDGs Desa itu, kata Harmain akan lebih terbantukan dengan hadirnya pendamping klinik ceria. Sebab, program Klinik Ceria sebagai pengejawantahan dari SDGs Desa yang notabennya membutuhkan tema khusus.

“Semua ini kan terpulang pada penganggaran, saya berharap SDGs dibiayai oleh dana desa dan program ceria didanai oleh ADD,” jelasnya.

Sekilas Tentang SDGs Desa dan Peran Masyarakat Desa

Agenda SDGs Desa merupakan agenda pembangunan yang menitikberatkan manusia sebagai subjek pembangunan dengan tetap memperhatikan potensi alam yang ada. Dengan melihat kondisi Indonesia yang hampir 91 persen merupakan wilayah pedesaan.

Untuk Gorontalo Utara setidaknya 100 persen wilayahnya adalah desa. Di mana sebanyak 123 desa tersebar di kabupaten seluas 1.777 km itu. Maka wajar jika orientasi pembangunan harus berada pada wilayah tersebut.

Namun menancapkan agenda besar SDGs Desa ke seluruh wilayah Indonesia tidaklah mudah. Sebab gap dan berbagai perbedaan sosio kultur dan geografis setiap wilayah berbeda satu dengan lainnya.

Untuk itu harus ada peran dan inovasi daerah, layaknya program Pendamping Klinik Ceria besutan Pemerintah Gorontalo Utara demi menopang agenda pembangunan berskala global tersebut.

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu mengatakan, kesejahteraan masyarakat desa menjadi hal mutlak. Salah satunya lewat program Pendamping Klinik Ceria.

“Ternyata sinkronisasi program ini dengan program SDGs, ada hubungan yang sangat erat dan saling mendukung..,”

“Sudah kita rekrut pendampingnya, dan sudah kita rapatkan bersama jajaran lainya, agar terjalin kesepahaman atas program ini,” ungkap Thariq.

Thariq mengatakan, upaya prioritas pemerintah pusat dan daerah harus selaras untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Maka pentingnya pendataan dan pencarian informasi tentang kebutuhan dan kekurangan masyarakat desa secara langsung.

“Kita terkendala di pendataan, maka dengan ini bisa kita dapat data yang lebih segar, maka harus ada support dari semua pihak,” tukasnya.

(Wi/Habari.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.