HABARI.ID | Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Mardani H. Maming menilai sektor pertanian, kelautan dan perikanan di Provinsi Gorontalo sangat berpotensi bagi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut mantan Bupati Tanah Bumbu itu, Provinsi Gorontalo pernah menjadi daerah yang memproduksi hasil pertanian jagung terbesar di Indonesia, Oleh karena itu ia berharap pengurus BPD HIPMI Gorontalo bisa mengulang lagi sejarah tersebut.
“Padahal menjadi petani jagung sangat luar biasa pendapatannya. Kalau perlu Ketua Umum BPD HIPMI Gorontalo, Iskandar Chiko Uno, berguru kepada Fadel Muhammad agar bagaimana kejayaan jagung itu bisa terulang lagi seperti yang terjadi di masa Fadel Muhammad sebagai Gubernur,” kata Mardani H. Maming usai melantik pengurus BPD HIPMI Gorontalo periode 2022-2025, Jumat (25/02/2022).
Mardani H. Maming menjelaskan jika pemuda Gorontalo harus berani memanfaatkan peluang bisnis, terutama di masa bonus demografi. Apalagi di Gorontalo terkenal dengan sektor perikanan dan perkebunan yang sangat menjanjikan.
“Saya juga salah satu pebisnis bibit jagung, kita bisa menghasilkan 10 ton per satu hektar. Sekarang ini harga jagung Rp4.500 perkilo. Kalau 10 ton berarti bisa menghasilkan Rp45 juta, dan biaya operasional itu sekitar 50 persen. Berarti ada Rp20 juta penghasilan rakyat,” ungkap Mardani.
Ketua Umum BPD HIPMI Gorontalo, Iskandar Chiko Uno periode 2022-2025 mengatakan jika ke depan ia bersama jajaran BPD HIPMI yang baru saja dilantik akan memanfaatkan era digital, untuk membangun platform digital yang bergerak dibidang financial tanpa menyampingkan potensi daerah.
“Untuk sektor pertanian, kita akan masuk di bisnis tanaman hidroponik yang kini sedang digandrungi oleh kebanyakan orang. Selain itu ada jasa keuangan trading saham yang akan dimaksimalkan sampai ke tingkat Kabupaten dan Kota. Rencana kami membumikan bursa saham, pasar modal. Apalagi di Gorontalo terjadi beberapa kasus terkait investasi bodong, dengan demikian masyarakat harus kita edukasi, khususnya pengusaha muda agar menginvestasikannya di pasar modal,” jelas Iskandar Chiko Uno. (Dik/Habari.id)