Data Dinyatakan Tidak Valid, 38.000 Orang Peserta Jamkesta Bakal Dihapus

oleh
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menemui Menteri Sosial di Jakarta, Senin (2/12/2019).[foto_isitimewa]

HABARI.ID I Verifikasi dan validasi (Verivali) data kepesertaan Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesta) yang dilakukan pemerintah provinsi Gorontalo, mengungkap hal mengejutkan.

Pasalnya, ada lebih dari 38.000 orang yang akan dihapus dari kepesertaan Jamkesta!.

Dari 120.000 lebih warga penerima manfaat Jamkesta, lebih dari 38.000 dinyatakan tidak valid berdasarkan hasil verivali.

Verivali yang dilakukan kurang lebih sebulan, kini sudah masuk tahap akhir, tahap penginputan di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Data yang tidak valid ini, kemudian akan dihapus dari catatan kepesertaan Jamkesta dan tak akan diusulkan masuk ke DTKS yang dikelola Kementerian Sosial RI.

“Kita menemukan ada 38.000 lebih yang tidak bisa kita pertahankan. Ini disebabkan oleh beberapa hal; meninggal, pindah, tidak ditemukan dan ganda. Jumlah ini sekitar 32 persen dari total peserta Jamkesta, 120 jiwa,” kata Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Budiyanto sidiki, usai mendampingi Gubernur Gorontalo audiens dengan Menteri Sosial RI, di Jakarta Senin (02/12/2019).

Semua data hasil verivali, kata Budi, akan diupayakan masuk dalam DTKS. Hasil positif dari pemutakhiran data ini, semua warga kurang mampu yang terdata di DTKS, akan menjadi dasar pemberian bantuan sosial baik oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

“Pak Menteri juga membuka ruang data ini diusulkan masuk dalam kepesertaan yang dibiayai APBN. Ini menjadi hal yang paling positif dari pertemuan hari ini. Ini sebenarnya target kita melakukan verivali, dan direstui pak Menteri,” ungkap Budi.

Berdasarkan data yang ada di Dinas Dinas Kesehatan, dari 177.593 orang penerima Jamkesta, hanya 55.114 orang yang masuk dalam DTKS pemerintah pusat. Sisanya, 120.265 orang yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), belum tercatat di DTKS.(hms/pmprv/habari.id)

Baca berita kami lainnya di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.