HABARI.ID I Meski sudah menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Gorontalo, Ia tidak pernah lupa dengan almamaternya. Dia siapa lagi kalau bukan Susanto H. Liputo, Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) UG (Universitas Gorontalo) periode 2002 – 2003, sekarang bernama UNIGO.
Menurut Aleg Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Gorontalo, yang mewakili Ketua DPRD Kota Gorontalo itu, prosesi wisuda di UNIGO yang berlangsung Sabtu (08/08/2026) bukan hanya seremonial belaka. Tetapi wujud bahwa UNIGO adalah kampus pergerakan, baik itu pergerakan intelektual, sosial dan pergerakan pembangunan daerah.
“Bagi saya, ada tiga makna pergerakan di UNIGO. Pertama pergerakan intelektual, seperti riset, mahasiswa mampu melahirkan inovasi dan memberikan kritik yang solutif serta menciptakan lulusan sebagai pemikir yang menggerakkan kebijakan ..,”
“Kedua, pergerakan sosial. Dimana mahasiswa UNIGO begitu peka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, mereka hadir paling depan ketika masyarakat butuh ..,”
“Ketiga adalah, pergerakan pembangunan daerah. Mahasiswa UNIGO adalah agen perubahan yang menjadi motor penggerak kemajuan daerah. Seperti digitalisasi UMKM, pertanian sampai budaya,” papar Susanto H. Liputo.
Terakhir Presiden BEM UG Periode 2002 – 2003 itu katakan, pergerakkan alumni memberikan dampak besar terhadap kemajuan daerah. Demikian pula pergerakkan mahasiswa, mampu membuat peradaban ikut maju. “Pesan saya, jaga nama baik almamater, jangan berhenti belajar dan teruslah mengabdi untuk Gorontalo,” pungkasnya.(bm/habari.id).






