Menjaga Indonesia

Beckham dan Buffon Sebut Maradona Sang Jenius di Lapangan Hijau

HABARI.ID I Mulai dari David Beckham sampai dengan Gianluigi Buffon menyebut Maradona, sebagai sang jenius di lapangan hijau. Kalimat tersebut sebagai bagian dari ucapan duka mendalam mereka, atas meninggalnya sang legenda lapangan hijau tersebut.

Melalui akun Facebook pribadinya Beckham katakan, Kamis (26/11/2020) hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan untuk Argentina, dan hari menyedihkan untuk pesepak bola dunia.

“Hari yang menyedihkan untuk Argentina dan hari yang menyedihkan untuk sepak bola. Saat kami merayakan kehebatan dari apa yang diberikan pria ini kepada kami …”

David Beckham saat bersama Diego Maradona.

“Seseorang yang bermain dengan semangat, semangat dan tidak kurang dari seorang jenius murni. Saya sangat senang bertemu Diego dan kita semua akan merindukannya. Beristirahatlah Dalam Damai,” ucap Beckham.

Lain denga Buffon, yang mengabadikan di akun Facebook pribadinya tentang sebuah pertemua semua pemain dunia, bersama dengan Maradona lalu.

Dimana saat bersamaan itu semua mendengarkan cerita dari sang legenda lapangan hijau tersebut.

“Hari itu kami semua ada di sana mendengarkan cerita Anda, terseret oleh kepemimpinan Anda. Karisma yang sama dikombinasikan dengan bakat tanpa batas dan tak tertandingi, memungkinkan Anda untuk mengambil limelight setiap kali …”

“Untuk menjadi pusat segalanya dan semua orang. Teman-teman Anda, yang di lapangan tergantung pada permainan Anda dan di ruang kelas Anda. Dari lawanmu, tak berdaya dalam menghadapi begitu banyak keindahan …”

Semua pesepak bola dunia dan Buffon saat bersama Maradona.

“Tapi, pada saat yang sama menyadari menyaksikan sesuatu yang unik dan jenius. Aku akan merindukanmu Diego. Semua orang yang kamu buat emosional akan merindukanmu. Sepak bola akan merindukanmu …”

“Kami akan merindukanmu, melihat sihirmu yang kami impikan dapat melacak kembali perbuatanmu di lapangan. Terima kasih banyak,” ungkap Buffon.

Dilansir dari detik.com, mantan pesepak bola asal Argentina berjuluk Tangan Tuhan ini tutup usia akibat henti jantung, dan sebelumnya di awal Bula November tahun ini, Maradona sempat di operasi karena adanya gumpalan darah di permukaan otak.(bnk/habari.id).