Menjaga Indonesia

Bakti Sosial NKRI Peduli ke-150: Masih Hadirkan Bazar Murah Bersubsidi

HABARI.ID I Bakti Sosial NKRI Peduli masih terus bergulir. Gelar Bakti Sosial di Desa Motilango, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (06/03/2020), adalah yang ke 150. Bakti Sosial NKRI Peduli juga masih menghadirkan bazar pangan bersubsidi yang menjual 7 macam bahan pokok.

Yang dijual murah mulai dari beras sebanyak 7500 kg, gula pasir 1500 kg, minyak goreng 1500 liter, cabe rawit 750 kg, bawang merah 750 kg, bawang putih 750, serta telur 15000 butir. Bahan pangan itu hanya dijual dengan harga murah yakni berkisar Rp. 5 ribu.

Murahnya harga sembako yang dijual itu, membuat 1500 warga di 8 desa yakni Desa Motilango, Tamboo, Lonuo, Bongoime, Bongohulawa, Permata, Tunggulo Selatan dan Desa Berlian.

Mereka begitu antusias datang berbelanja di bazar murah itu. Meski diguyur hujan deras, semangat mereka tak kendor untuk membeli pangan murah yang disediakan Pemprov Gorontalo.

Dalam sambutannya Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan, apalagi Gorontalo saat ini memasuki musim penghujan.

“Sekarang musim penghujan, tolong jaga lingkungan. Kalau ada saluran saluran tersumbat, tolong dibersihkan. Jangan buang sembarang sampah di tempat tempat tertentu,” imbau Rusli di depan masyarakat.

Rusli juga tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat tentang bahaya miras (minuman keras). Gubernur dua periode ini mengungkapkan setiap minggu ratusan liter dan ribuan botol minuman keras cap tikus di tangkap.

Ini membuatnya meminta bantuan Kapolda Gorontalo agar segera memberantas miras dan menemukan mafia pengedar minuman keras.

Ia juga meminta masyarakat ikut aktif dalam memberikan informasi jika mengetahui adanya Miras disekitar mereka.

“Bantu pak Gubernur untuk memberantas, apabila ada ketahuan, kedapatan dan kelihatan ada yang masih (mengkonsumsi) miras, tolong laporkan ke saya langsung. Nomor telepon HP saya ada kan?! …,”

SMS ke saya atau WA ke saya. Saya akan turunkan polisi kesini untuk memberantas masalah miras,” kata Rusli mengajak masyarakat memberantas miras.

Ia menambahkan masalah miras sangat menggangu kantibmas. Ini dikarenakan persoalan pembunuhan, perkelahian, perceraian, dan KDRT, akibat dari mabuk-mabukan.

“Dengan mengkonsumsi Miras ini, maka berbagai masalah akan bermunculan. Tanpa tak sadarkan diri bahwa miras juga bisa menjerumuskan kita ke ranah hukum,” tandasnya.(rls/fp/habari.id)