Atasi Banjir dan Genangan di Kota Gorontalo, Dirjen SDA Siap Akomodir Normalisasi Sungai

oleh
Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Dr. Ir. Hari Suprayogi, M.Eng, ketika menerima Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Ketua DPRD Kota Gorontalo fedriyanto Koniyo, dan Plt Kadis PUPR Kota Gorontalo Meydi Silangen

HABARI.ID, JAKARTA – Datang bawa proposal, pulang ke daerah bawa anggaran. Ini yang sedang dilakukan Wali Kota Gorontalo Marten Taha pada agenda kerjanya di Jakarta.

Kamis (09/05/2019) Wali Kota menemui Direktur Jenderal Sumber Daya Air ( Dirjen SDA) Kementerian PUPR RI. Ini dilakukan Wali Kota masih dalam upaya mengatasi banjir dan masalah genangan air yang banyak dikeluhkan warga.

Didampingi Ketua DPRD Kota Gorontalo dan Plt Kadis PUPR Kota Gorontalo, Marten menemui langsung Dirjen SDA, Dr. Ir. Hari Suprayogi, M.Eng. Pada pertemuan itu, Dirjen menyampaikan siap mengakomodir proposal yang diajukan Pemerintah Kota Gorontalo.

“Setelah saya mendengarkan beberapa paparan baik dari Wali Kota Gorontalo dan Dinas PUPR Kota Gorontalo, saya sangat setuju dan siap mengakomodir pelaksanaan normalisasi dua sungai di Kota Gorontalo. Karena menurut saya, ini adalah salah satu solusi dalam mengatasi banjir dan genangan di beberapa wilayah Kota Gorontalo,” ujar Hari.

Wali Kota Gorontalo Marten Taha menjelaskan, kunjungannya di Kementerian PUPR RI ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II Gorontalo, yang sebelumnya digelar. yang membahas tentang normalisasi sungai Tamalate dan kali Serdadu.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Kementerian PUPR RI khususnya Dirjen Sumber Daya Air, yang siap mengakomodir seluruh proposal yang kami ajukan. Namun dari dokumen yang kami ajukan itu, semua program kegiatan tersebut tentunya akan diawali dengan perencanaan,” ungkap Wali Kota.

Besar kemungkinan Dirjen Sumber Daya Air normalisasi sungai ini akan terakomodir pada tahun 2020.

“Perencanaannya dimasukan Pemerintah Kota Gorontalo melalui BWSS II Gorontalo, dan nanti Dirjen SDA yang akan mengakomodir melalui BWSS II Gorontalo,” terang Wali Kota.

Senada dengan itu, Pelaksana Tugas Kadis PUPR Kota Gorontalo Meydi Silangen, juga menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi pesan Dirjen SDA.

“Dirjen SDA berharap agar perencanaan normalisasi dua sungai ini, agar dibuat dengan sebaik-baiknya dan tidak terburu-buru. Ini dimaksudkan agar pelaksanaan kegiatan tersebut bisa berjalan dengan baik, tanpa menimbulkan polemik,” kata Meydi.

Selain itu, Dirjen juga mengusulkan, agar sebaiknya Kota Gorontalo memiliki embung. “Nanti soal pembebasan tanah dan pekerjaan kegiatannya, akan dibantu oleh pihak BWSS II Gorontalo.

Tidak hanya itu, Kota Gorontalo juga dimintakan untuk mengajukan proposal saranan dan prasaranan yang dibutuhkan dalam penanganan banjir dan genangan seperti pompa dan lain sebagainya,” tutur Novi.(4bink/habari.id)

Baca berita kami lainnya di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.