Menjaga Indonesia

Ada Prospek Menjanjikan pada Produk Olahan Pertanian

HABARI.ID I Prospek menjanjikan dari produk olahan pertanian, benar-benar harus dimanfaatkan oleh petani. Mengolah hasil pertanian menjadi pangan yang siap konsumsi, bisa jadi alternatif bagi petani untuk meningkatkan pendapatan, disamping menjual hasil pertaian untuk kebutuhan pangan masyarakat.

Produk olahan pertanian dengan berbagai rasa, sedikit diberi sentuhan kreasi dan dikemas apik dengan tampilan kekinian, jelas akan memiliki nilai ekonomis.

“Harga tomat saat ini masih stabil dan terjangkau. Masyarakat bisa mengolahnya menjadi juice yang sarat vitamin C. Di tengah pandemi seperti sekarang ini, jelas kita butuh vitamin C untuk menambah sistem imun. Produk yang sudah diolah ini, jelas akan punya nilai ekonomis …,”

“Petani kita harus bisa mengolah produk pertaniannya menjadi barang jadi yang siap konsumsi untuk meningkatkan pendapatan. Ini prospek menjanjikan pada produk olahan pertanian,” kata Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo usai melihat langsung pangan olahan masyarakat, Kamis (18/06/2020).

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Gorontalo Rahmat Pomalingo menjelaskan, sumber pendapatan masyarakat di sektor pertanian, sangatlah menjanjikan.

Untuk peningkatan produksi, Rahmat menjelaskan pihaknya telah melakukan kerjasama dengan perbankan terkait penambahan modal bagi petani melalui program KUR.

“Cepat keluar modalnya, KUR ini terbuka untuk semua petani. Dananya besar dari 5 Juta sampe ratusan Juta disiapkan untuk petani. Ini dilakukan untuk meningkatkan produksi pertanian,” jelas Rahmat.

Peningkatan hasil produk pertanian, juga bisa dikembangkan oleh petani menjadi bahan pangan yang siap konsumsi melalui upaya produk olahan pertanian. Ini jelas juga memberi ruang bagi petani untuk bisa meningkatkan pendapatan.

“KUR bisa menjadi stimulus bagi petani untuk meningkatkan produksi pertaniannya. Kalau produk pertaniannya melimpah, sebagian hasilnya itu bisa diolah menjadi pangan yang siap dikonsumsi. Ini jelas punya manfaat dan nilai ekonomis yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan petani,” kata Rahmat.

“Petani silahkan mengajukan KUR. kalau masih ada petani yang belum memahami mekanisme dan prosedurnya, nanti kita fasilitasi …,”

“Petugas Bank juga akan turun langsung. Anggaran Triliunan untuk KUR ini, sudah disiapkan Kementerian Pertanian,” imbuh Ramhat.(dwi/habari.id)