350 Warga Kota Dapat Sertifikat Tanah Gratis

oleh
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha, unsur Muspida dan pihak BPN Provinsi Gorontalo, foto bersama penerima sertifikat tanah.(f/Istimewa)

HABARI.ID I Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Gorontalo Wartomo, Rabu (11/12/2019) menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah gratis kepada 350 warga Kota Gorontalo.

Menurut Kakanwil BPN, sertifikat tanah gratis ini menjadi bagian dari program strategis Nasional. “350 warga Kota Gorontalo yang menerima sertifikat gratis ini, adalah bagian dari 1000 penerima untuk dua daerah; Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango,” kata Wartomo.

Tahun 2019 ini, pemerintah pusat menargetkan sebanyak 39.000 warga menerima sertifikat tanah gratis. Sampai dengan Desember, sudah 98 persen atau 30.000 sudah terealisasi.

Setiap daerah penerima bantuan sertifikat tanah ini, untuk kabupaten masing-masing sekitar 7.500 orang, sedangkan Kota Gorontalo 2.500 orang penerima.

Sebelum menyerahkan sertifikat tanah gratis kepada warga, ada tahapan dan proses yang harus diselesaikan, mulai dari melakukan pendataan dan sosialisasi kepada masyarakat menyangkut syarat mendapatkan sertifikat tanah tersebut.

“Dari pendataan yang dilakukan petugas BPN Provinsi Gorontalo di setiap wilayah, sempat ditemukan warga pemilik tanah yang belum memiliki sertifikat resmi selama 60 tahun …,”

“Dengan demikian kami pun langsung memfasilitas warga tersebut, dan sekarang sudah memiliki sertifikat resmi,” ungkap Wartomo.

Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha, sebagai tuan rumah pelaksanaan pemberian sertifikat tanah gratis dari BPN ini, menganggap ini adalah berkah bagi masyarakat.

“Kami pemerintah kota Gorontalo, siap memfasilitasi dan bersinergi dengan BPN Provinsi Gorontalo dalam melakukan pendataan masyarakat yang ada di wilayah kota Gorontalo yang belum memiliki sertifikat tanah,” ungkap Marten.(4bink/habari.id)

Baca berita kami lainnya di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.