Menjaga Indonesia

Tak Butuh Waktu Lama Rusli Realisasikan Janji

HABARI.ID I Karya nyata bukan karya kata, tidak hanya sebatas slogan semata untuk Pemerintahan Rusli Habibie dan Idris Rahim, selama dua periode menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur.

Kalimat dan pernyataan mereka sudah banyak dibuktikan, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan kemanjuan daerah. Tidak terkecuali dalam proses pembangunan Jembatan Molintogupo, pasca diterjang banjir bandang lalu.

Rusli tidak membutuhkan waktu bertahun-tehun untuk merealisasikan janjinya kepada rakyat, tetapi hanya denga waktu enam bulan akses yang menghubungkan dua wilayah itu, sudah berdiri kokoh seperti baru lagi.

Refokusing anggaran yang sempat menggoyahkan pendanaan perbaikan fasilitas penunjang infrastruktur daerah itu, tidak membuat Rusli Habibie kehabisan akal untuk memperjuangkan kebutuhan rakyatnya.

Koordinasi, konsultasi, kolaborasi sampai dengan pasang badan di Pemerintahan Pusat, dilakukan Gubernur Gorontalo Dua Periode ini. Hasilnya pun sangat memuaskan meski tidak sesuai dengan rencana awal.

Suasana Jembatan Molintogupo, begitu indah.

Total anggaran pendanaan pembangunan Jembatan Molintogupo yang harusnya Rp 17,3 Miliar, berubah menjadi Rp 15 Miliar akibat pandemi covid-19. Inilah kehebatan Rusli, memapu memaksimalkan anggaran yang ada, dengans seefisen mungkin.

Bahkan demi kebutuhan rakyatnya, Rusli berhasil memperjuangkan anggaran di Pemerintahan Pusat melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Proyek jembatan ini mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 1,5 Miliar, sehingga seluruh anggaran berjumlah Rp 16,5 Miliar.

Masyarakat di Kecamatan Suwawa Tengah dan Suwawa Selatan pun sangat bahagia, karena bisa menikmati dengan cepat hasil dari pembangunan infrastruktur ini.

Dan bisa dipastikan masyarakat bisa menikmati pembangunan ini lebih lama lagi, karena Jembatan Molintogupo memiliki konstruksi rangka baja dengan dua kali bentang yaitu B60 dan B55, secara keseluruham memiliki panjang 115 meter.

Untuk lantai konstruksinya menggunakan lantai beton lebar tujuh meter, dengan rincian enam meter badan jalan, dan setengah meter untuk trotoar di kiri dan kanan pada badan jalan.

Jembatan ini juga telah dilengkapi dengam lampu penerang, untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat pengguna jalan dalam beraktivitas.

Sejak tahun 2006, Jembatan Molintogupo telah beberapa kali mengalami perbaikan oleh Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, sebelum akhirnya terseret oleh banjir bandang bulan Juni 2020 lalu.(bnk/habari.id).