Tagana Provinsi Gorontalo Terima Piagam Penghargaan dari Kementerian Sosial RI

oleh
banner 468x60

HABARI.ID, DINSOS | Tagana Provinsi Gorontalo menerima piagam penghargaan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia atas kontribusi besar dalam berbagai misi kemanusiaan, termasuk keterlibatan dalam penanganan bencana alam erupsi Gunung Ruang di Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Sagita Wartabone menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini dan menekankan pentingnya peran Tagana Provinsi Gorontalo dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

banner 468x60

“Keterlibatan Tagana Provinsi Gorontalo dalam misi kemanusiaan ini sangat penting, terutama dalam membantu masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Ruang beberapa waktu lalu,” ungkap Sagita.

Dalam misi kemanusiaan tersebut, dua regu Tagana Provinsi Gorontalo dikirimkan ke Sulawesi Utara, untuk bertugas di dapur umum. Mereka bertanggung jawab menyediakan makanan bagi para korban erupsi yang tersebar di beberapa wilayah di Sulawesi Utara. Upaya ini dilakukan secara bertahap sesuai permintaan dari Kementerian Sosial RI.

Penghargaan juga diberikan kepada Tagana Provinsi Gorontalo atas peran dan kontribusi mereka dalam upaya peningkatan kapasitas personil Tagana dalam penanganan korban bencana.

Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Tagana ke-20 yang berlangsung di Aceh Utara, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dari tanggal 10 hingga 29 Mei 2024.

“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras dan semangat kepedulian sosial teman-teman Tagana Provinsi Gorontalo,” jelas Sagita.

banner 468x60

Ia berharap bahwa penghargaan ini akan semakin memotivasi anggota Tagana untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam setiap misi kemanusiaan yang diemban.

Piagam penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Sosial RI atas partisipasi dan keikutsertaan Tagana Provinsi Gorontalo dalam seluruh rangkaian bakti sosial peringatan HUT Tagana dan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang baru saja berakhir di Aceh Utara. (dik/habari.id)

Baca berita kami lainnya di


banner 468x60