Menjaga Indonesia

Sebaiknya Jangan Mudik, Perbatasan Ditutup Selama PSBB Jilid 2

HABARI.ID I Wilayah perbatasan Gorontalo, Atinggola, sempat “diserbu” pemudik, Senin lalu. Padahal sudah ada imbauan untuk tidak mudik. Sampai dengan penerapan PSBB jilid 2 ini, akses jalur masuk wilayah Gorontalo tetap masih akan ditutup.

Menghindari adanya kerumunan pemudik di perbatasan, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali menegaskan dan mengingatkan kepada masyarakat di luar Gorontalo untuk tidak mudik Lebaran.

“Saya jadi sedih melihat masyarakat yang tertahan di perbatasan Atinggola kemarin. Mereka memang tidak di izinkan masuk, kita sudah PSBB apapun alasannya …,”

“Sehingga saya mohon bagi masyarakat yang punya keluarga di Manado, Bitung, di Palu maupun di mana saja, tolong sampaikan jangan pulang kampung dulu …,”

“Kalau kalian sayang orang tua, keluarga kalian di Gorontalo tolong jangan dulu pulang,” kata Rusli, disela sela penyerahan bantuan 1000 paket bantuan bahan pokok di kantor Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Selasa (19/5/2020).

Rusli tahu persis, banyak orang yang tidak setuju bahkan banyak marah dengan perintah yang dikeluarkannya untuk menutup perbatasan.

“Sengaja saya buat seperti itu untuk melindungi warga saya dari penularan Corona atau covid-19. Jadi silahkan maki saya, marah saya. Selama untuk keselamatan rakyat saya, caci maki tidak ada artinya,” tegas Rusli.

Diakhir penyampaiannya, Gubernur kembali mengingatkan tentang transparansi bantuan. Ia meminta pihak desa dan kelurahan mendata betul betul masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat terkait sholat idulfitri yang sudah ada fatwanya dari pusat untuk sholat dirumah agar di taati.

“Tolong yah, ini bantuan tidak ada artinya jika kita sakit. Tolong juga pak camat transparansi bantuan. Jaga kesehatan, ikuti protokol kesehatan, dengar fatwa tentang Idulfitri untuk tetap sholat di rumah masing-masing. Tolong yah demi kita semua,” tandasnya.(rls/fp/habari.id)