HABARI.ID, DEKOT I Jika rema muda lain sibuk menyiapkan acara, untuk momen menutup tahun 2025 dan menyambut 2026. Maka berbeda dengan rema muda di Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo, yang memilih menggelar dzikir dan doa untuk ‘mengetuk’ langit meraih ridho Allah SWT pada penghujung tahun 2025 dan mengawali tahun 2026 dengan baik.
Masjid Uswatun Hasannah, Kelurahan Huangoboto menjadi pusat pelaksanaan Rema Muda Bershalawat tersebut, dipimpin Zulkarnain Hamsah sebagai Ketua Panitia.
Dzikir dan doa menyebut asma Allah SWT, shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW dipimpin Ustad Yowan Anwar dan dilantunkan rema muda serta masyarakat, menggema sampai ke langit bagian utara Kota Gorontalo, Kecamatan Dungingi Sabtu (27/12/2025) malam.
Dzikir dan doa yang tak putus-putus dilantunkan rema muda, masyarakat termasuk Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa, membuat suasan Masjid Uswatun Hasannah sejuk dan teduh. Menundukkan kepala menutup mata sampai meneteskan air mata, menjadi tanda kekhusuan mereka berserah kepada Allah SWT melalui dzikir dan doa.
“Ini kegiatan yang lebih baik dan mulia daripada kegiatan lain, yang tidak bermanfaat. Apalagi di tengah menutup tahun 2025 dan menyambut tahun 2026. Melalui masjid ini kita bermohon ampun dan meminta kepada Allah SWT, menutup tahun 2025 dengan baik dan menyambut 2026 yang lebih baik,” ujar Irwan Hunawa.
Irwan Hunawa sampaikan lagi, sebagai Ketua DPRD Kota Gorontalo dan Takmirul Masjid Uswatun Hasannah Kecamatan Dungingi, Ia bangga dengan rema muda yang menggelar kegiatan keagamaan tersebut. Karena menurutnya, kegiatan seperti itu memiliki manfaat besar baik untuk rema muda itu sendiri, masyarakat dan daerah.
“Saya bangga dengan rema muda sudah menggelar kegiatan ini. Bukan hanya manfaat positif yang kita raih, tetapi juga pahala. Menjauhkan remaja dari aktivitas negatif, membuat masyarakat teduh dan daerah aman serta nyaman, karena mendapat berkah dari dizikir dan doa,” terang Irwan.
Ketua Panitia, Zulkarnain Hamsah katakan, Rema Muda Bershalawat memiliki tujuan yang mulia. Diantaranya menjadikan rema muda sebagai generasi penerus yang kuat agamanya, moralnya dan karakternya.
“Akhir tahun dan awal tahun kita tahu bersama sering identik dengan pesta hura-hura, bahkan mengarah pada aktivitas menyimpang. Maka kegiatan Rema Muda Bershalawat ini menurut kami menjadi salah satu solusi, untuk memperkuat agama, moral dan karakter anak muda di Dungingi. Terakhir, kami berharap kegiatan seperti ini mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Gorontalo dalam segi anggaran,” pungkasnya.(bm/habari.id).






