Reflin Buata: Bimtek adalah Solusi Perkuat Peran TKSK

oleh
oleh
Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, saat membuka bimtek peningkatan kapasitas TKSK.(f/istimewa).

HABARI.ID, PEMPROV I Peran TKSK atau Tengaha Kesejahteraan Sosial Kecamatan, sangat penting dan strategis. Inilah alasan kenapa Pemerintah Provinsi Gorontalo, melalui Dinsosdukcapil (Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Provinsi Gorontalo menggelar bimbingan teknis Selasa (05/05/2026) di Cabana Resto dan Resort Kabupaten Boalemo.

Kata Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo Reflin Buata, bimtek tersebut selain meningkatkan kapastitas TKSK, juga bertujuan untuk menyukseskan program kesejahteraan sosial yang gencar dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“TKSK merupakan mitra strategis pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. TKSK memiliki tugas, fungsi dan kewenangan yang diberikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia serta pemerintah daerah, untuk membantu penanganan berbagai permasalahan sosial di tingkat kecamatan ..,”

“Sejak dibentuk pada tahun 2009, TKSK menjadi ujung tombak dalam mendukung pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat,” ujar Reflin.

Lebih lanjut Reflin Buata sampaikan TKSK telah dibekali kemampuan profesional dalam menangani berbagai isu sosial, meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial serta perlindungan sosial.

Melalui Bimtek ini, diharapkan kapasitas dan kompetensi TKSK semakin meningkat, khususnya dalam mendukung proses pendataan penerima manfaat. Data yang akurat dan berkualitas menjadi kunci agar penyaluran bantuan sosial dapat tepat sasaran.

Selain itu, TKSK juga didorong untuk memperkuat jejaring kerja dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka penyelesaian masalah sosial di masyarakat.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Peran Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) harus terus dioptimalkan karena mereka merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tambahnya.

Terinformasi kegiatan bimtek ini diikuti oleh 24 orang TKSK dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo. Menghadirkan narasumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yakni Yulianto sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda. Kemudian narasumber Muhamad Afifudin Mustahfid sebagai Penyuluh Sosial Ahli Pertama, dan Ma’arifah Nur Adnin sebagai Penyuluh Sosial Ahli Pertama, dan Rendy Adil Pratama Penata Layanan Operasional, serta dihadiri oleh pejabat fungsional dan staf di lingkungan Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo.(bm/habari.id).

Baca berita kami lainnya di