Peletakan Batu Pertama Pembangunan Wisata Taman Bahari Majapahit Kota Mojokerto

oleh
oleh

Mojokerto, HABARI.ID | Pagi ini di akhir penghujung tahun islam 1444 Hijriyah, 18 Juli 2023 Walikota Mojokerto Ika Puspitasari resmi meletakkan batu pertama proses pembangunan Wisata Taman Bahari Majapahit atau yang akan dikenal dengan sebutan TBM.

Peletakan batu pertama ditandai dengan istigosah dan do’a bersama dengan Sekda,Para Asisten , Kepala OPD, Camat, Lurah se-Kota Mojokerto, Ulama dan tokoh masyarakat sekitar , bertempat di sepanjang bantaran sungai Ngotok kawasan Rejoto Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto.
Doa bersama ini sebagai wujud permohonan agar pembangunan 7 proyek strategis pariwisata di Kota Mojokerto yang dilaksanakan serentak di tahun 2023 bisa berjalan dengan lancar, selesai dan bermanfaat.

banner 468x60

Proyek Pariwisata Strategis ini sudah digagas mulai tahun 2019, direncanakan,dibuat sebuah grand desain dan dimasukkan dalam RPJMD dan di ikhtiarkan melalui proses birokrasi yang panjang melalui sekian banyak kementerian.

Dan Alhamdulillah kerja keras upaya sinergi Pemerintah Kota Mojokerto tahun ini di ijabah oleh Allah, dengan mendapatkan dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat yang nilainya lebih dari 50 Milyar ditambah ada kolaborasi dari APBD Pemerintah Kota Mojokerto yang bersumber dari PAD.

Dari 7 proyek strategis yang akan dikerjakan ini, diantaranya ada 3 ruas jalan yang merupakan aksesibilitas jalan menuju dan akses keluar di lokasi wilayah TBM. Aksesibilitas 3 ruas jalan ini sudah selesai proyek tender dan sudah dimulai pengerjaannya.

Ada 4 paket proyek lainnya yaitu diantaranya Taman Bahari Majapahit yang di dalamnya ada berbagai fasilitas pariwisata termasuk kapal susur sungai yang akan mengantarkan para wisatawan yang akan menyusuri sepanjang sungai ngotok dan agro wisata petik jeruk di sepanjang bantaran sungai ngotok. Di dalamnya juga dipersiapkan fasilitas lainnya seperti
Menara Pandang, Gazebo, Kios Cindera Mata, yang nantinya akan bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM warga sekitar.
Berikutnya ada pembangunan Resto Kapal Majapahit yang menelan anggaran senilai 2,5 Milyar dibangun sepanjang 40 meter yang nantinya akan menjadi pusat sentra kuliner di wilayah TBM .
Dan 2 proyek lainnya adalah pembangunan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), dan Gedung Sentra IKM Batik.
“Kawasan wisata baru ini mengusung tema Majapahit dan merupakan pendukung KSPN Mojopahit yang ada di Trowulan”, jelas Ning Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto.

banner 468x60

Ning Ita mengharapkan dengan adanya pembangunan Wisata Taman Bahari Majapahit ini nantinya akan bisa meningkatkan PAD Pemerintah Kota Mojokerto dan meningkatkan ekonomi bagi warga Kota Mojokerto. Tidak hanya itu, Ning Ita sebelumnya juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan ditutup dengan acara makan tumpeng bersama. (Cha/ADV)

Baca berita kami lainnya di


banner 468x60