Menjaga Indonesia

Pasien Covid 19 Berkurang, Kota Gorontalo Fokus Tracking dan Tracing

HABARI.ID I Pasien Covid 19 berkurang, di Kota Gorontalo dari total 8 orang yang dirawat, kini tersisa dua pasien. Pemerintah Kota Gorontalo, fokus melaksanakan tracking dan tracing kepada warga yang pernah berinteraksi dengan pasien.

Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha jelaskan Minggu (10/05/20), pasien covid 19 berkurang, diantaranya warga Kota Gorontalo. Dirinya berharap warga akan dilakukan tracking dan tracing, bisa terbuka kepada petugas.

“Dari total 19 orang pasien Covid 19 yang dirawat, sudah 11 orang yang sembuh, diantaranya adalah warga Kota Gorontalo…”

“Tujuan kita memutuskan mata rantai penyebaran Covid 19, maka dari itu kami berharap warga yang akan dilakukan tracking dan tracing, bisa terbuka kepada petugas,” ujar Marten.

Berkurangnya pasien dan tidak bertambahnya kasus Covid 19 di daerah, terlihat dari warga Kota Gorontalo berkategori PDP yang dikarantina di Mess Haji.

Jika sebelumnya tercatat ada 42 orang yang dikarantina, kini tersisa 9 orang yang ada di Mess Haji Kota Gorontalo. Sisanya sebanyak 32 orang, sudah di pulangkan ke rumah mereka masing-masing.

“Karena, mereka sudah dilakukan rapid test, swap dan telah diambilkan sampel, hasilnya pun dinyatakan negatif. Namun kami terus memantau aktivitas mereka,” terang Maarten.

Berkaitan dengan pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), pada pukul 17.00 WITA tidak ada lagi toko-toko, super market, ritel modern, pasar dan tempat perkumpulan orang banyak beraktivitas.

“Kami berharap, kondisi ini bisa berjalan dengan baik sampai dengan PSBB ini selesai, sehingga Gorontalo bisa masuk pada zona hijau…”

“Tujuan kami hanya satu, memutuskan mata rantai Covid 19, agar masyarakat merasa aman dan nyaman beraktivitas,” tutup Marten.(adv/4bink/habari.id).