Menjaga Indonesia

Paripurna 20 Tahun Provinsi Gorontalo Berlangsung Virtual

HABARI.ID I Paripurna istimewa dalam rangka memperingati 20 tahun Provinsi Gorontalo Senin (07/12/2020), berlangsung virtual. Mengingat daerah masih dalam masa pandemi Covid-19.

Terpantau oleh habari.id, rapat paripurna Hut Provinsi Gorontalo ke 20 ini terlaksana secara langsung melalui Gedung DPRD Provinsi Gorontalo. Dengan menghadirkan sebanyak 45 anggota juga pimpinannya.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris Yusuf menilai bahwa Gorontalo sejak awal dibentuk sampai dengan sekarang, terus berkembang pesat.

“Contoh, persentase penduduk miskin tahun 2004 sebesar 29 persen. Angka itu terus menurun. Pada Maret 2018 sebesar 16,81 persen, Maret 2019 menurun 15,52 persen dan Maret 2020 menjadi 5,22 persen,” ujar Paris.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo terus membaik. Sejak tahun 2001 sebesar 5,55 persen, pada tahun 2016 naik 6,52 persen, tahun 2017 sebesar 6,74 persen, tahun 2018 jadi 7,25 persen serta tahun 2019 sebesar 6.41 persen.

“Pada tahun 2020 perekonomian nasional mengalami resesi atau slowdown berdampak kepada daerah-daerah, hingga melanda daerah kita tercinta ini. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo hingga triwulan III turun 0,07 persen,” ucap Paris.

Pembiayaan pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan melalui APBD, terus mengalami peningkatan.

“Pada tahun 2002 APBD Gorontalo baru sebesar Rp150.611.986.000, Tahun 2020 mencapai Rp2.006.064.139.749,51. Dana itu untuk belanja publik sebesar 60,39 persen dan belanja aparatur 39,61 persen,” ungkap Paris.

“Namun dalam perjalanannya pada bulan April menjadi Rp1,7 triliun, setelah refocussing dan realokasi untuk penanganan covid-19 …”

“APBD tahun 2021 kami prediksi turun menjadi Rp1,9 triliun, juga merupakan efek pertumbuhan ekonomi secara nasional,” sambungnya.(bnk/habari.id).