Menjaga Indonesia

Kampanye Virtual di Rumah Perjuangan Kecamatan Pule, Mochamad Nur Arifin Paparkan Capaian Selama Pimpin Trenggalek

HABARI.ID,TRENGGALEK I Calon Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin melakukan kampanye secara virtual di Rumah Perjuangan (posko pemenangan) Ipin-Syah di Desa/kecamatan Pule, Selasa (27/10/2020) sore.

Kampanye virtual yang menggunakan layar lebar yang dimodifikasi ini, lengkap dengan akses internet. Metode kampanye ini dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Selain itu, kampanye virtual juga bertujuan memudahkan masyarakat Trenggalek untuk berinteraksi langsung dengan calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 ini.

Pada kampanye virtual ini, Mochamad Nur Arifin sempat berdialog dengan masyarakat dan menyampaikan capaian keberhasilan pekerjaannya selama satu periode memimpin kabupaten Trenggalek.

Salah satu indikator keberhasilan kinerjanya adalah capaian Indeks Repormasi Birokrasi. Di awal Moch Nur Arifin menjabat angkanya hanya 54 point. Tapi kini, di tahun 2020, naik menjadi 84 point.

Indikator ini juga yang mengantarkan kabupaten Trenggalek mendapatkan penilaian (opini) Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pertama kalinya.

Nur Arifin menyampaikan, bahwa Opini WTP ini sudah ke 4 kalinya berturut-turut didapatkan kabupaten Trenggalek, dimana sebelumnya belum pernah didapat kabupaten Trenggalek.

Selain itu, keberhasilan kabupaten Trenggalek dibawah kepemimpinan Moch. Nur Arifin terkait penurunan angka kemiskinan. Dari sebelumnya mencapai 14 persen kini tinggal 10,98 persen.

Masih menurut Mochamad Nur Arifin penurunan angka kemiskinan juga dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi dari sebelumnya hanya 5 persen menjadi 5,08 persen.

Selain itu, dari segi investasi yang awalnya dalam 5 tahun ditarget sebesar Rp.1 Trilyun. Ternyata dalam jangka waktu hanya 4 tahun sudah mencapai Rp. 1,2 Trilyun.

Pertumbuhan ekonomi yang positif membuat angka pengangguran di Trenggalek juga mengalami penurunan. yang sebelumnya tingkat pengangguran terbuka dari sebelumnya 4,17 persen turun menjadi 3,2 persen.

Atas keberhasilan itu, membuat kabupaten Trenggalek pada tahun 2018-2019 masuk salah satu kabupaten yang laju penurunan kemiskinan terbaik di Jawa Timur.

Selain memberikan laporan keberhasilan selama memimpin kabupaten Trenggalek, Mochamad Nur Arifin juga menyampaikan Visi dan Misinya untuk membuat kabupaten Trenggalek terdepan dipesisir selatan.

Movhamad Nur Arifin
Kampanye virtual yang digelar pasangan nomor 02, Ipin-Syah.[foto_istimewa]
Sementara itu, ketua PAC PDI Perjuangan kecamatan Pule yang juga sebagai koordinator pemenangan Ipin-Syah kecamatan Pule, Marjan (55) mengatakan, kegiatan kampanye secara virtual ini dimaksudkan agar tidak terjadi kerumunan dan kontak langsung di tengah pandemi COVID-19 dan tetap mentaati protokol kesehatan sehingga pilkada ini tetap aman dan damai.

Namun demikian masyarakat tetap bisa berinteraksi dengan calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek.

“Harapan kita, tidak terjadi kerumunan, tidak terjadi kontak langsung dengan cara virtual seperti ini dan tetap mentaati protokol kesehatan, jadi mereka tetap masih bisa menyapa dengan calon bupati dan wakil bupatinya,” kata Marjan di sela kegiatan kampanye virtual.

Dia mengatakan kampanye virtual ini merupakan inovasi yang sengaja dilakukan di masa pandemi COVID-19. Sehingga diharapkan melalui kreativitas alat kampanye virtual ini dapat mewakili paslon Ipin-Syah di sela kesibukan mereka bersilaturahmi ke wilayah lain.

“Jadi karena saat ini mereka (Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhammad Natanegara) sosialisasi di desa-desa dan kecamatan-kecamatan lainnya di kabupaten Trenggalek, jadi untuk yang belum terjangkau oleh mereka karena tidak mungkin semuanya ter-cover di waktu yang hanya singkat ini,” ucapnya.

Disinggung mengenai target kemenangan Ipin-Syah di kecamatan Pule, Marjan dengan optimis mengatakan, ingin maraup suara lebih dari 80 persen.

“Target kami paslon Ipin-Syah di kecamatan Pule meraih suara kemenangan 80 persen,,sebab selama ini tingkat kepuasan terhadap Mochamad Nur Arifin lebih dari 80 persen,” ujarnya.

Dalam kampanye menggunakan virtual ini, beberapa warga menyampaikan tanggapannya, salah satunya Susi (36) yang ditemui di simpang lima Kasrepan.

Menurut dia model kampanye seperti ini sangat bagus untuk mencegah penyebaran virus Corona karena efektif, dan lebih aman.

“Dalam masa pandemi Corona seperti sekarang ini, untuk kampanye seperti ini saya kira sangat luar biasa. Yang pertama kita dapat komunikasi langsung dengan calon Bupati dan Wakil Bupati, aspirasi kita tersampaikan, terus ada jawaban langsung dari Calon Bupati dan Wakil Bupati,” ucap Susi.(Sar/habari.id)