HABARI.ID, DEKOT I Kondisi keuangan Rumah Sakit Aloe Saboe yang sebelumnya defisit Rp 40 miliar dan kini sudah surplus, turut menarik perhatian Komisi I DPRD Kota Gorontalo.
Seperti disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Gorontalo, Hi. Sahlan Tapulu, saat di temui di ruang kerjanya Senin (02/03/2026) bahwa kondisi keuangan RSAS Kota Gorontalo sudah surplus, adalah wujud keseriusan pemerintah daerah melakukan pembenahan.
Ia jelaskan, berbicara tentang tata kelola keuangan disebuah lembaga atau instansi pelayanan publik seperti RSAS, tentu akan berdampak pada pelaksanaan pelayanan publik di lembaga itu sendiri.
Maka dari itu, Komisi I DPRD Kota Gorontalo mengapresiasi atas kinerja dan upaya Pemerintah Kota Gorontalo, terutama Dinas Kesehatan Kota Gorontalo dan RSAS, yang sudah menata dengan baik sistem pengelolaan keuangan di RSAS sampai surplus.
“Pengelolaan keuangan disebuah lembaga akan berpengaruh pada pelaksanaan pelayanan. Nah, dengan kondisi keuangan RSAS yang sudah surplus, kami berharap bisa memberikan dampak baik terhadap pelaksanaan pelayanan kepada pasien,” ujarnya.
Ia juga berpesan bahwa capaian yang saat ini diraih RSAS Kota Gorontalo, harus dijadikan motivasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan di rumah sakit.
“Kondisi keuangan yang surplus ini jangan membuat RSAS cepat puas. Tetapi hal ini dijadikan motivasi, agar supaya kedepan pelayanan lebih baik, keuangan RSAS lebih stabil sehingga berbuah pelayanan yang baik kepada masyarakat serta kesejahteraan pegawai terpenuhi,” pungkasnya.(bm/habari.id).






