Ketum BPP HIPMI Periode 2026-2029 Kenapa Harus Ade Jona Prasetyo?

oleh
oleh
foto istimewa.

HABARI.ID, NASIONAL I Bukan tanpa alasan kenapa sejumlah Tokoh, Lembaga dan Organisasi mendukung Ade Jona Prasetyo maju dalam perhelatan Munas XVIII HIPMI dan terpilih sebagai Ketua Umum BPP HIPMI masa bakti 2026-2029. Hal ini karena mereka menilai lelaki kelahiran 27 Juli 1992 tersebut, bukan hanya layak tetapi mampu memajukan HIPMI dari tingkat bawah sampai atas serta berkontribusi besar untuk bangsa dan negara.

HIPMI Solid Berkolaborasi untuk Indonesia Maju, bukan hanya sebatas slogan belaka. Tetapi ini wujud dari visi misi Ade Jona Prasetyo, untuk masa depan HIPMI, bangsa dan negara kedepan.

Solidaritas yang disiapkan Ade Jona Prasetyo tentu bukan hanya di internal BPP HIPMI saja, tetapi sampai mengakar ke tingkat BPD dan BPC HIPMI di Tanah Air. Bahkan solidaritas tersebut siap Ade Jona Prasetyo perkuat sampai ke lembaga baik itu pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota serta lembaga vertikal lainnya baik hukum dan lain sebagainya. Tujuannya tentu hanya satu, bukan hanya untuk HIPMI semata, tetapi bangsa dan negara.

Jika solidaritas sudah terjalin bagus, maka kolaborasi pun akan tercipta. Kolaborasi yang akan dibangun Ade Jona Prasetyo tentu tidak hanya menguntungkan HIPMI saja, melainkan menciptakan peluang untuk semua unsur yang berkolaborasi dengan HIPMI.

Solidaritas dan kolaborasi ini tentu akan melahirkan inovasi-inovasi yang mendorong pertumbuhan dari berbagai aspek, yang dampaknya pun akan dirasakan bangsa dan negara. Dengan demikian visi misi yang dibangun Ade Jona Prasetyo ketika resmi terpilih sebagai Ketua Umum BPP HIPMI, akan mempercepat kemajuan bangsa dan negara menyambut Indonesia Emas tahun 2045.

Akses ke ‘Istana’ Lebih Pendek dan Bisa Menjawab Tantangan Dihadapi HIPMI

HIPMI atau Himpunan Pengusaha Muda Indonesia bisa dikatakan menjadi bagian dari perjalanan karir Ade Jona Prasetyo, yang akrab disapa Jona. Bahkan jika bicara tentang belajar menjadi pengusaha muda sukses, sudah Ia tempuh sejak Ia masih duduk di bangku sekolah menengah atas atau SMA, membantu ayahnya menjalankan usaha yang dirintis keluargnya.

“Hingga di bangku SMA, saya mulai mencoba membuka usaha sendiri. Jatuh bangun menjadi ujian yang cukup berat pada awalnya. Semua pengalaman tersebut saya syukuri sebagai ilmu yang sangat bermanfaat dan tak ternilai harganya. Mulai dari membaca peluang, merumuskan strategi, hingga melatih kemampuan networking,” jelasnya di salah satu media Tanah Air.

Kini, apa yang Ia rintis dan bangun dari nol bukan hanya dinikmatinya sendiri, tetapi orang-orang terdekat, organisasi dimana Ia berdiri bahkan masyarakat luas ikut merasakan kesuksesan itu. Bahkan, berkat kepercayaan semua orang yang Ia jaga dengan baik, Ia pun dipercayakan amanah masyarakat sebagai Anggota DPR RI.

Keikutsertaan Ade Jona Prasetyo dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI melalui Munas XVIII BPP HIPMI, tentu bukan hanya menjadi sinyal kuat melainkan sebuah peluang besar bagi HIPMI itu sendiri untuk lebih dekat aksesnya ke ‘Istana’. Salah satunya Ade Jona Prasetyo merupakan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Politik besutan Prabowo Subianto, yang tentunya bisa menjawab tantang yang selama ini dihadapi HIPMI baik itu tentang deregulasi, izin, akses modal dan lain sebagainya. Karena Ade Jona Prasetyo yang juga sebagai Anggota DPR RI, tentu tahu persis simpul mana yang harus disentuh untuk menjawab semua tantangan HIPMI tersebut.

Kenapa Ade Jona Prasetyo bisa menjawab tantangan yang dihadapi HIPMI?, karena Ade Jona Prasetyo hidup di dua dunia tersebut, bahkan bukan orang asing bagi Tokoh-Tokoh pengambil kebijakan di pemerintahan pusat.

BPD HIPMI jadi Instrumen Pengembangan Pengusaha Muda Serta Peningkatan Ekonomi Bangsa dan Negara

SEMANGAT kolaborasi yang dibawa Ade Jona Prasetyo maju sebagai Calon Ketua Umum pada Munas XVIII BPP HIPMI, tentu bukan hanya seremonial apalagi pelengkap visi misinya dalam satu dokumen. Tetapi kolaborasi itu sudah pernah Ia lakukan, buktikan dan berhasil membesarkan pelaku UMKM Sumatera Utara, termasuk merangkul pengusaha lintas latar belakang untuk berkembang bersama.

Dari inovasi dan peluang yang Ia bangun tersebut, pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara kala itu bukan hanya dirasakan mereka yang mengikuti jejak Ade Jona Prasetyo, tetapi turut dirasakan secara langsung masyarakat. Artinya, pada era Ia sebagai Ketum BPD HIPMI Sumatera Utara saja, pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat meningkat signifikan. Bagaimana jika Ade Jona Prasetyo sebagai Ketum BPP HIPMI, tentu pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat akan ikut dirasakan daerah-daerah lain di Tanah Air termasuk Gorontalo.

Lantas, apakah Ade Jona Prasetyo bisa memenangkan perhelatan pemilihan Ketua Umum pada Munas XVIII BPP HIPMI?. Wallahualam bishawab.(bm/habari.id).

Baca berita kami lainnya di