HABARI.ID, POLITIK I Pasca Truliyanti S.Habibie serta Idah Syahidah Rusli Habibie dari Partai Golkar dan Kasma Bouty dari Partai Demokrat, sampai saat ini tak ada srikandi Gorontalo yang duduk di DPR RI mewakili kaum perempuan.
Meski demikian Bumi Serambi Madinah tidak pernah kehabisan Tokoh Perempuan Politik, karena pada Pileg DPR RI sebelumnya tidak sedikit Tokoh Politik Perempuan Gorontalo ikut bertarung pada kontestasi politik tersebut. Selain Idah Syahidah Rusli Habibie dari Partai Golkar, ada Hanna Hasanah kala itu menggunakan kendaraan Partai Persatuan Pembangunan, sama seperti Fory Naway yang pernah maju Pileg DPR RI bersama PPP, tetapi sekarang menjabat Ketua DPD PSI Provinsi Gorontalo. Kemudian Uga Wiranto, mengikuti Pileg DPR RI saat itu dengan bendera Partai Hanura, Prof. Winarni Monoarfa bersama Partai NasDem dan Reyna Usman berdiri di bawah naungan PKB.
Menariknya dari sejumlah partai politik yang pernah mengusung Tokoh Perempuan pada Pileg DPR RI, hanya Partai Gerindra yang bisa dikatakan tidak pernah mengusung figur Tokoh Perempuan sebagai Caleg DPR RI. Partai Golkar ada Truliyanti S. Habibie dan Idah Syahidah Rusli Habibie, Partai Demokrat ada Kasma Bouty, Partai Hanura bersama Uga Wiranto, Hanna Hasanah dan Fory Naway masing-masing dengan PPP, Prof. Winarni bersama NasDem dan Reyna Usman dengan PKB.
Nah, sebagai partai politik ‘penguasa’, Pileg DPR RI akan datang tentu akan menjadi peluang besar bagi Partai Gerindra untuk mencalonkan srikandinya bertarung pada Pileg DPR RI. Apalagi pasca Idah Syahidah Rusli Habibie yang terpilih pada Pileg DPR RI 2019, tidak ada lagi srikandi Gorontalo yang duduk di DPR RI. Bahkan besar kemungkinan, Idah Syahidah Rusli Habibie tidak akan lagi mewarnai Pileg DPR RI akan datang, karena dipastikan Ia akan maju kembali pada Pilgub Gorontalo.
Di tengah dinamika politik Gorontalo, muncul nama Dewi Sartika Hemeto di permukaan publik yang dikabarkan siap maju pada Pileg DPR RI menggunakan kendaraan Partai Gerindra Gorontalo. Ini menjadi sinyal kuat, bahwa isu Partai Gerindra Gorontalo tak punya Tokoh Perempuan Politik yang akan bertarung pada Pileg DPR RI akan datang, terbantahkan.
Siapa yang tak kenal Dewi Sartika Hemeto. Perempuan lahiran 1979 akrab disapa Ma’ Ewi itu, memiliki rekam jejak politik yang baik dalam dunia perpolitikan Gorontalo. Bahkan dalam setiap kontesiasi politik Pileg DPD RI, perolehan suaranya signifikan. Mulai dari Pileg DPD RI 2009 sekitar 24.061 suara, Pileg DPD RI 2014 naik sekitar 28.206 suara, pada Pileg DPD RI 2019 bertambah sekitar 70.248 suara dan terakhir Pileg DPD RI 2024 tembus pada angka sekitar 59.171 suara.
Pada empat kali Pileg DPD RI, secara akumulasi Dewi Sartika Hemeto mendapat jumlah signifikan suara yang bisa menjadi modal untuk bertarung pada Pileg DPR RI akan datang. Bahkan capaiannya tersebut, bisa mencapai rekor Idah Syahidah Rusli Habibie terpilih sebagai Anggota DPR RI pada Pileg DPR RI tahun 2019.
Meski begitu, Dewi Sartika Hemeto harus benar-benar siap dan tidak cepat puas dengan capaian yang pernah Ia raih pada Pileg DPD RI sebelumnya. Karena ada sejumlah Tokoh Perempuan Politik Gorontalo, bukan hanya antri menunggu tetapi sudah siap bertarung kembali pada Pileg DPR. Seperti Fory Naway bersama PSI, Prof. Winarni Monoarfa dengan Partai NasDem dan Hanna Hasanah bisa saja akan maju dengan Partai Persatuan Pembangunan.
Bicara soal angka tentu bukan hanya persoalan perolehan suara saja. Tetapi juga usia, yang bisa membawa keberuntungan untuk setiap orang. Nah, ini tidak terlepas dari tiga srikandi Gorontalo Truliyanti S.Habibie, Kasma Bouty dan Idah Syahidah Rusli Habibie, yang pernah duduk di DPR RI dan memiliki jarak begitu dekat bahkan sama dari segi usia.
Pada hasil Pileg DPR RI tahun 2004 Truliyanti S.Habibie terpilih sebagai anggota DPR RI, tepat berusia 53 tahun. Sama halnya dengan Kasma Bouty, yang berusia 53 tahun saat terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pileg DPR RI tahun 2009. Sementara Idah Syahidah Rusli Habibie sendiri, berusia 56 tahun saat terpilih sebagai anggota DPR RI hasil Pileg DPR RI tahun 2019 silam.
Keberuntungan dari segi usia yang dimilik Truliyanti S. Habibie, Kasma Bouty dan Idah Syahidah Rusli Habibie pada Pileg DPR RI saat itu, bisa saja dirasakan keempat srikandi Gorontalo baik itu Prof. Winarni Monoarfa, Fory Naway, Hanna Hasanah dan Dewi Sartika Hemeto. Jika Pileg DPR RI digelar tahun 2029 maka Insyaallah usia mereka baik Prof. Winarni lahir tahun 1962 berusia 68 tahun, Fory Naway lahir pada tahun 1968 berusia 61 tahun, Hanna Hasanah yang lahir di tahun 1969 berusia 60 tahun dan Dewi Sartika Hemeto yang lahir pada tahun 1979 genap berusia 50 tahun pada tahun 2029 akan datang. Lantas, siapakah yang layak diantara mereka untuk duduk di DPR RI?. Wallahualam bishawab.(bm/habari.id).






