Menjaga Indonesia

Jelang Ramadan 455 Lansia di Provinsi Gorontalo Dapat Santunan

HABARI.ID I Jelang Bulan Sucih Ramadan 1441 H, sebanyak 455 Lansia (Lanjut Usia) di Provinsi Gorontalo dapat santunan, dari Kemensos (Kementerian Sosial) RI.

Bantuan yang diterima 455 lansia ini, diberikan secara simbolis oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Kamis (23/04/20) di LKS-LU Putra Mandiri, Kota Gorontalo.

Rusli jelaskan, santunan diberikan kepada 455 lansia dari Kemensos RI tersebut merupakan bantuan dari program rehabilitasi sosial usia, yang disalurkan melalui lima LKS-LU (Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia).

“Setiap lansia yang sudah terdata, diberikan bantuan senilai Rp 2,7 juta, yang dibagi dalam empat komponen. Diantaranya bantuan tunai Rp 1,5 juta, dukungan keluarga Rp 500 ribu, perawatan sosial dan terapi yang dikelola LKS-LU Rp 700 ribu,” ujar Rusli.

Dirinya berharap, bantuan tersebut bisa memberikan manfaat besar dan positif terhadap lansia di Provinsi Gorontalo. Dan pihaknya akan terus memperjuangkan nasib lansia, yang belum mendapatkan santunan.

“Jumlah lansia di Gorontalo masih banyak yang belum mendapat sentuhan dari pemerintah, tetap akan kami perjuangkan. Meskipun sudah lanjut usia, masih banyak yang punya potensi. Minimal memberikan nasihat dan bimbingan kepada anak cucu di rumah,” ungkap Rusli.

Dia ungkapkan, bahwa Istrinya yakni Idah Syahidah juga sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI, merupakan mitra kerja dari Kementerian Sosial RI.

Kaitannya dengan itu, Lansia di Provinsi Gorontalo tentu menjadi perhatian Idah Syahidah, untuk memperjuangkan nasib dari pada lansia-lansia tersebut.

“Istri saya ibu Idah, menjabat sebagai anggota Komisi VIII DPR-RI, salah satu mitranya Kementerian Sosial. Ini akan menjadi perhatian ibu untuk memperjuangkan penambahan bantuan untuk lansia di Provinsi Gorontalo,” tutup Rusli.

Diketahui pula, pada kesempatan tersebut, Gubernur Gorontalo juga menyerahkan bantuan masker untuk dibagi-bagikan kepada warga. Mereka diminta untuk mematuhi imbauan pemerintah, terkait pencegahan dan penanganan Covid-19.(adv/50diq/habari.id).