Matangkan PKS dengan PT Berdikari, Gubernur Siap Bangun Pabrik Pakan Ternak di Gorontalo

oleh
oleh
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat bersama pimpinan dan direksi PT. Berdikari.(f/istimewa).

HABARI.ID, PEMPROV I Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama PT Berdikari terus mematangkan rencana pembangunan pabrik pakan ternak di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Gubernur Gorontalo dan Direktur Utama PT Berdikari yang secara khusus membahas penyelesaian Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai landasan pelaksanaan pembangunan fasilitas industri pakan ternak tersebut.

Pematangan PKS menjadi tahapan strategis untuk mempercepat realisasi pembangunan pabrik. Perjanjian ini akan mengatur berbagai aspek kerja sama, mulai dari ruang lingkup kegiatan, hak dan kewajiban masing-masing pihak, pembagian peran, mekanisme pemanfaatan lahan, hingga tanggung jawab serta tahapan pembangunan dan operasional pabrik.

Gubernur Gorontalo menekankan pentingnya pembahasan seluruh substansi kerja sama secara menyeluruh agar pelaksanaan pembangunan memiliki kepastian dari aspek hukum, teknis, kelembagaan, maupun tata kelola.

Dengan demikian, setelah PKS disepakati dan ditandatangani, masing-masing pihak dapat segera menjalankan tanggung jawab sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan.

Penyelesaian PKS juga menjadi momentum penting untuk mendorong rencana pembangunan pabrik pakan ternak dari tahap persiapan menuju pelaksanaan yang lebih konkret dan terukur.

Pembangunan pabrik pakan ternak di Desa Tolongio merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Hilirisasi Ayam Terintegrasi yang dikembangkan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Gorontalo dan PT Berdikari.

Program ini tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fasilitas industri, tetapi juga diarahkan untuk membentuk ekosistem peternakan ayam yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

Keberadaan pabrik tersebut diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pakan ternak berkualitas dengan harga terjangkau di daerah. Selain itu, industri ini juga berpotensi meningkatkan pemanfaatan jagung sebagai bahan baku utama pakan ternak sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani jagung di Gorontalo.

Pengembangan pabrik juga akan diintegrasikan dengan pembangunan broiler farm atau peternakan ayam pedaging guna memperkuat rantai produksi dan meningkatkan efisiensi usaha peternakan.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap tercipta lapangan kerja baru, peningkatan nilai tambah komoditas pertanian, serta dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemprov Gorontalo berharap pematangan dan penyelesaian PKS dapat segera dituntaskan sehingga pembangunan pabrik pakan ternak di Desa Tolongio dapat direalisasikan sesuai perencanaan dan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.(bm/habari.id).

Baca berita kami lainnya di