Festival Tutulu Meriahkan Peringatan 1 Muharram 1444 Hijriah Di Tibawa

oleh

HABARI.ID | Beragam jenis jajanan dihidangkan masyarakat di Festival Tutulu, dalam memeriahkan 1 Muharram sebagai peringatan tahun baru Islam 1444 hijiriah di Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (29/07/2022). Warna-warni kue cucur, dan berbagai model pun telah disajikan pada festival keagamaan itu.

Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Djalaluddin Tantu (eks Jalan Satria) itu memang menarik perhatian masyarakat, karena sejak dua tahun terakhir festival itu sempat terhenti akibat merebaknya wabah pandemi Covid-19. Tak sedikit masyarakat yang memadati lokasi untuk memeriahkan peristiwa bersejarah itu, baik hanya bersua foto maupun membawa cucur gratis.

Panganan tradisional itu banyak dijumpai di beberapa daerah, tidak hanya di Gorontalo. Namun, kuliner itu nampaknya punya sejarah sendiri bagi masyarakat Gorontalo. Cucur atau Tutulu ini erat kaitannya dengan para petani apalagi saat musim panen padi tiba, maklum kalau kalangan petani Gorontalo menggemari kue cucur ini. Pasalnya, kue cucur sering ditukar dengan gabah hasil panen, satu liter gabah biasanya ditukar dengan beberapa buah tutulu zaman dulu.

Hasan (52) salah satu panitia kegiatan Festival Tutulu mengatakan, untuk memeriahkan kegiatan setahun sekali ini pihak panitia pun mengadakan lomba untuk cucur yang disediakan, mulai dari kategori cucur terbanyak, terunik dan terbaik.

“Tahun ini sangat meriah sekali, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sekarang masyarakat memeriahkan sangat membludak, belum lagi ada pawai obor dari masing-masing desa se Kecamatan Tibawa. Sekarang bukan hanya cucur yang disediakan, ada kue jadul, kue wapilo, kue popolulu, semuanya kue tradisional,” kata Hasan. (Dik/Habari.id)