Penghujung PENAS XVII Bersama Mendagri: Erwin Ismail Perjuangkan Fiskal Daerah Naik di Tahun 2027

oleh
oleh
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, Komisaris BSG, Rania Riris Ismail dan Gubernur Maluku Utara, diskusi dengan Mendagri RI, Tito Karnavian.(f/istimewa).

HABARI.ID I Di tengah pejabat eksekutif dan legislatif lain sibuk menghadiri Penghujung PENAS (Pekan Nasional) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026, hanya Erwin Ismail, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo sendiri yang berpikir dan memperjuangkan fiskal daerah tahun 2027 di hadapan Mendagri (Menteri Dalam Negeri) RI, Jenderal Polisi (Purn) Muhammad Tito Karnavian.

Kekhawatiran Erwin Ismail terhadap fiskal daerah yang bakal turun pada tahun 2027, terus menyelimuti pikirannya sejak Senin (15/06/2026) Ia menyampaikan kritik dan warning kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo di tengah rapat paripurna.

Momen duduk semeja bersama Mendagri RI Muhammad Tito Karnavian, Rabu (24/06/2026) di ruang VIP Bandara Djalaluddin Gorontalo waktu yang tepat dan penting bagi Erwin Ismail mempertanyakan fiskal daerah di tahun 2027, dan memaparkan seperti apa dan bagaimana kondisi Gorontalo.

Diskusi sekitar tiga jam di ruang VIP Bandara Djalaluddin Gorontalo pun menuai hasil yang positif dan menjadi kabar gembira untuk Pemerintah Provinsi Gorontalo, termasuk DPRD Provinsi Gorontalo serta masyarakat.

“Di ruang VIP Bandara Djalaluddin Gorontalo, hampir tiga jam saya diskusi dengan Pak Mendagri RI. Saya coba paparkan ke Mendagri kondisi Gorontalo seperti apa, dari kacamata saya sebagai Anggota DPRD dan Pak Mendagri tahu saya dari DPRD. Saya tanyakan ke Pak Mendagri, bagaimana di tahun 2027 apakah ada pemotongan fiskal atau tidak. Dan menurut beliau (Mendagri RI.red), ada ketambahan fiskal sekitar Rp 40 triliun dari Kemenkeu RI untuk pemerintah daerah, kami tak tahu daerah mana saja. Semoga Gorontalo masuk, setidaknya itu positif,” ungkap Erwin Ismail saat di hubungi terpisah melalui selular.

Kabar baik tentang fiskal daerah di tahun 2027 dari Mendagri RI tersebut, Erwin Ismail berharap bisa menjadi semangat untuk Pemerintah Provinsi Gorontalo serta DPRD Provinsi Gorontalo, untuk terus memperjuangkan kepentingan daerah dan masyarakat.

“Ketambahan fiskal untuk daerah sekitar Rp 40 triliun dari Kemenkeu RI yang disampaikan Pak Mendagri, bukan hanya kabar baik. Tetapi kami berharap, bisa menambah semangat eksekutif dan legislatif dalam memperjuangkan kepentingan daerah dan masyarakat,” ungkpanya.

Tidak hanya itu saja, sebagai Anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang duduk di Badan Anggaran DPRD Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail turut membicarakan tentang DBH atau Dana Bagi Hasil dari Pemerintah Pusat di hadapan Mendagri RI.

“Saya juga sampaikan ke Pak Mendagri RI terkait dana perimbangan, dana DBH. Ini penting, karena kami di daerah sudah siap untuk kepentingan masyarakat. Saya sampaikan ke Pak Mendagri RI, bahwa masyarakat Gorontalo sangat berharap DBH dari tambang bisa maksimal,” pungkas Erwin Ismail.(bm/habari.id).

Baca berita kami lainnya di