HABARI.ID, KABUPATEN GORONTALO I Ratusan siswa dan tenaga pendidik memadati aula SMA Negeri 1 Telaga, Kabupaten Gorontalo, pada Minggu (1/11/2026). Antusiasme civitas akademika tersebut memuncak dalam perhelatan akbar bertajuk Hulondalo Youth Culture Festival 2026, sebuah agenda Semarak Budaya yang lahir dari kolaborasi sinergis antara Anggota Komisi X DPR RI daerah pemilihan Gorontalo, Elnino M. Husein Mohi, bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Festival kebudayaan ini dirancang sebagai panggung ekspresi sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenali dan mencintai kembali akar budayanya sendiri. Sebanyak 100-an peserta yang terdiri atas siswa dan guru SMAN 1 Telaga mengikuti serangkaian kegiatan yang memadukan seni pertunjukan panggung, eksebisi wastra kriya, diplomasi kuliner tradisional, hingga literasi audio-visual melalui bedah film dokumenter kebudayaan.
Suasana festival terasa hidup sejak pagi hari melalui penampilan seni tutur lisan Tanggomo yang sarat akan petuah moral dan catatan sejarah Gorontalo tempo dulu, disusul keanggunan gerak tari adat khas Gorontalo yang dibawakan lengkap dengan tata busana adat daerah. Tak hanya menikmati pertunjukan seni, para peserta diajak menyaksikan eksebisi tenun sulam Karawo, di mana ketelitian, filosofi motif, serta keindahan wastra kebanggaan masyarakat Gorontalo dipamerkan secara interaktif.
Kekayaan warisan budaya semakin lengkap dengan hadirnya stan eksebisi kuliner tradisional khas Gorontalo. Peserta disuguhi cita rasa autentik panganan pusaka leluhur seperti Binte Biluhuta, Popolulu, Tiliaya, dan Ilabulo. Melalui sajian langsung ini, generasi muda diajak untuk memahami bahwa kuliner lokal bukan sekadar makanan pengenyang, melainkan cerminan identitas budaya dan kearifan lokal yang patut dijaga kelestariannya.
Dalam sesi seremonial pembukaan, Anggota Komisi X DPR RI Elnino M. Husein Mohi yang diwakili oleh Tenaga Ahli Komisi X DPR RI, N. Syamsu Panna, S.Kom, menyampaikan pesan mendalam mengenai urgensi penanaman nilai budaya di lingkungan satuan pendidikan.
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret kita bersama untuk terus menyalakan dan memupuk api kecintaan generasi muda terhadap kekayaan budaya daerah sendiri. Kita tidak ingin anak-anak muda Gorontalo tercerabut dari akarnya di tengah gelombang modernisasi yang begitu cepat. Generasi penerus bangsa harus cerdas dan adaptif terhadap kemajuan zaman, namun di dalam dadanya tetap berdenyut rasa bangga terhadap tradisi Tanggomo, keindahan sulaman Karawo, dan luhurnya falsafah adat Gorontalo,” tegas N. Syamsu Panna saat membacakan amanat sambutan.
Dukungan positif terhadap inisiatif kebudayaan ini turut disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Roni R. Mamu, S.Pd, yang hadir secara langsung di lokasi acara.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo menyambut baik dan mengapresiasi tinggi kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan RI dan Bapak Elnino M. Husein Mohi di Komisi X DPR RI. Mengintegrasikan pementasan seni tradisi, wastra tenun, kuliner lokal, dan media audio-visual di lingkungan sekolah seperti ini merupakan metode pemajuan kebudayaan yang sangat efektif dan aplikatif bagi anak didik kita,” tutur Roni R. Mamu.
Pihak sekolah menyambut bangga dipilihnya SMAN 1 Telaga sebagai pusat perhelatan festival kebudayaan tersebut. Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Telaga, Ayus Nusi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan dimensi pembelajaran baru di luar ruang kelas.
“Kami sangat berterima kasih dan bangga atas terselenggaranya Hulondalo Youth Culture Festival 2026 di SMAN 1 Telaga. Kegiatan ini menjadi laboratorium budaya yang nyata bagi siswa dan para guru. Mereka tidak hanya membaca teori kebudayaan di lembar buku, tetapi melihat langsung keindahan tariannya, merasakan cita rasa kulinernya, serta membedah maknanya lewat film dokumenter. Kami berharap semangat ini terus membekas dalam karakter para siswa,” kata Ayus Nusi.
Pada sesi siang hari, festival dilanjutkan dengan penayangan dan bedah film dokumenter budaya. Para siswa dan guru diajak berdiskusi interaktif mengenai peran penting media audio-visual dan sinematografi dalam mendokumentasikan serta mengarsipkan ragam kearifan lokal agar tetap lestari dan mampu bersaing di ruang publik digital.
Rangkaian acara Hulondalo Youth Culture Festival 2026 diakhiri dengan sesi apresiasi, penyerahan piagam penghargaan kepada peserta dan narasumber, serta sesi foto bersama seluruh pemangku kepentingan kebudayaan dan civitas akademika SMAN 1 Telaga. Gelar Hulondalo Youth Culture Festival 2026 di SMAN 1 Telaga, Kolaborasi Elnino Mohi dan Kemenbud Hidupkan Tradisi di Kalangan Pelajar.(**).






