Dua UKM Ini Siap Berkompetisi di Trade Expo Indonesia

oleh
Sulistio Wibowo, seorang desainer pendamping desain dan kemasan dari Kementerian Perdagangan RI ( kanan) memperlihatkan sebuah contoh desain kemasan yang akan digunakan oleh salah satu UKM pangan Gorontalo yang akan mengikuti Trade Expo Indonesia (ITE) di Jakarta, 16-20 Oktober mendatang. (Foto : Alfred-Humas)

HABARI.ID, GORONTALO – Dua UKM (Usaha Kecil Menengah) bidang pangan Gorontalo siap bersaing dengan ratusan produk yang akan dipamerkan pada Trade Expo Indonesia (ITE) yang akan berlangsung di Jakarta, 16-20 Oktober mendatang. Kedua UKM tersebut adalah UKM Rahida dan UKM BMS.

Terpilihnya kedua UKM ini merupakan hasil seleksi yang diadakan oleh Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Setelah seleksi dilakukan, maka akan dilakukan pendampingan kemasan produk untuk kedua UKM tersebut.

“UKM ini merupakan hasil seleksi dari 10 UKM terundang. Setelah diadakan seleksi, terpilih dua UKM untuk mendapatkan fasilitasi kemasan serta pendampingan hingga ke pameran Indonesia Trade Expo di Jakarta,” jelas Sujono Said Antule, Kabid Perdagangan Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/7/2019).

Sujono menguraikan kedua UKM pangan ini akan mendapatkan pendampingan kemasan hingga nanti telah siap menuju pameran di Jakarta.

“Pendampingan ini akan sampai pada tahap ketiga. Ini dilakukan oleh desainer khusus kemasan yang didatangkan oleh pihak Kementerian Perdagangan RI,” ungkap Sujono.

Perhatian pada kemasan produk UKM kata Sujono, merupakan salah satu bentuk dukungan Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan daya saing pelaku IKM/UKM di daerah,nasional, hingga internasional.

”Melalui pengembangan desain produk, kita ingin mendorong terciptanya produk dengan desain baru sebagai produk unggulan ekspor provinsi,” imbuh Sujono.

Sujono berharap adanya pendampingan kemasan ini bisa menjadi sebuah pengetahuan yang baru bagi UKM, baik dalam hal desain kemasan dan terjalinnya kerjasama antara desainer dengan UKM untuk peningkatan daya saing produk yg berorentasi ekspor.

Dari data Dinas Kumperindag Provinsi  Gorontalo, hingga Tahun 2017 terdapat 6740 UKM pangan se Provinsi Gorontalo.(Asriani/HumasPemprov/Habari.id)

Baca berita kami lainnya di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.