Menjaga Indonesia

Disuntik Vaksin, Wakil Ketua DPRD Trenggalek Tak Merasakan Gejala Klinis

HABATI.ID,TRENGGALEK I Wakil ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, turut mendapat penyuntikan vaksin pada pencanangan vaksinasi oleh Pemkab Trenggalek di pendopo Manggala Praja Nugraha, Trenggalek, Jum’at ( 29/01/2021).

Usai mendapat suntikan vaksin, Doding Rahmadi yang hadir sebagai perwakilan pimpinan DPRD Trenggalek, mengaku tidak merasakan gejala klinis.

Dia mengatakan, “Karena jarum suntiknya kecil, jadi tidak merasakan sakit”.

Menurut Doding, zat yang dapat merangsang sistem imunitas sangat penting tubuh manusia.

“Vakisinasi ini juga menjadi bagian dari upaya kita untuk bersama-sama segera untuk keluar dari pandemi COVID-19 yang telah menghantam sendi-sendi kehidupan kita,” ucapnya.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin hadir langsung dalam pencanangan vaksinasi dan menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin.

Kapolres Trenggalek, Dandim 0806, Kejari Trenggalek dan Ketua Pengadilan Negeri Trenggalek, tokoh agama, dan tokoh masyarakat juga turut hadir dalam pencanangan tersebut.

Menurut Doding, vaksin tersebut sangat aman sehingga masyarakat tidak perlu ragu saat ikut serta dalam vaksinasi. “Sesuai arahan Presiden, kita semua harus mendapat vaksin karena ini sangat aman bagi kita,” terangnya.

Vaksin
Wakil ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi saat mendapatkan vaksin.[foto_habari.id]
Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan rencananya vaksinasi kedua akan dilaksanakan pada 14 hari sejak pertama mendapatkan vaksin.

“Untuk vaksinasi hari ini sampai nanti di bulan April tetap akan memprioritaskan tenaga kesehatan serta TNI/Polri dan selanjutnya untuk warga masyarakat,” kata Doding.

Meski hingga saat ini masih ada masyarakat yang ragu soal vaksin tersebut, namun dia menyatakan bahwa pemerintah sudah menjamin vaksin tersebut sudah layak, halal, dan aman untuk masyarakat.

Selain mendukung program pemerintah, lanjut dia, vaksinasi COVID-19 itu bisa meyakinkan masyarakat.

“Proses penanganan vaksinasi yang baik dari Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan tersebut layak untuk masyarakat. Masyarakat tak perlu lagi khawatir,” tutup Doding.(Sar/habari.id)