Menjaga Indonesia

Cegah Kesalahan Distribusi Bantuan Covid-19, Rumah Warga Dilabeli Stiker

HABARI.ID I Menghindari terjadinya kesalahan dalam distribusi bantuan jaring pengaman sosial (JPS) dan jenis bantuan lainnya untuk masyarakat terdampak Covid-19, Pemerintah Kabupaten Gorontalo mensiasatinya dengan pelabelan.

Ada empat jenis label stiker yang disiapkan pemerintah kabupaten Gorontalo. Setiap rumah yang sudah mendapat bantuan, akan dilabeli stiker sesuai jenis bantuan yang disalurkan.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengungkapkan, ini dilakukan sebagai kontrol terhadap setiap bantuan yang disalurkan agar tepat sasaran dan tidak terjadi kesalahan.

“Kita buatkan stikernya. Jadi, rumah milik penerima bantuan, akan distempel sebagai jadi penanda bahwa rumah tersebut sudah menerima bantuan,” ungkap Nelson Pomalingo, Kamis (07/05/2020). Stiker sebagai penanda ini, juga akan memudahkan petugas saat distribusi bantuan.

Tercatat ada 4 kategori bantuan yang didistribusikan pemerintah bagi masyarakat yang terdampak covid 19. Mulai dari bantuan pemerintah pusat, provinsi, Kabupaten Kota, hingga bantuan dari dana desa.

Untuk kabupaten Gorontalo sendiri tercatat sebanyak 93 ribu orang yang terdata sebagai penerima bantuan dari 4 kategori tersebut.

93 ribu penerima bantuan tersebut, terdiri dari para penerima manfaat Bantuan Pangan Bersubsidi, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan Program Keluarga Harapan (PKH), serta bantuan pangan terdampak profesi.

“Mulai pekan minggu ini, kita pasang stiker tersebut sebagai alat kontrol di rumah-rumah yang sudah dapat bantuan. Yang jelas, bagi penerima yang dapat dari pusat, provinsi, daerah, dan desa itu akan ditempel stiker di rumahnya,” ungkap Nelson Pomalingo.

Langkah ini sesuai dengan instruksi Gubernur yang meminta kepada pemerintah daerah untuk mengawasi proses penyaluran bantuan di daerah masing-masing.

Nelson Pomalingo mengakui kendala yang sering ditemukan di lapangan adalah beberapa bantuan tidak tepat sasaran. Kondis ini menurutnya wajar terjadi mengingat bantuan yang dialokasikan jumlahnya sangat besar.

“Kalau normal, margin of error-nya itu 2,5 persen. Tapi kita tetap berharap itu tidak terjadi. Maka masyarakat harus siap untuk dipasangkan stiker demi kelancaran dan distribusi bantuan yang merata,” kata Nelson.

Distribusi Bantuan
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, Haris S. Tome

Kadis Kominfo Kabupaten Gorontalo, Haris Tome juga menambahkan, pelabelan tersebut juga sebagai langkah trasparansi penyaluran bantuan pemerintah.

Pasalnya, pretensi tentang penyaluran bantuan, mulai bermunculan. Dengan pelabelan stiker ini dapat menjadi langkah trasparansi dan bagian dari pengawasan.

“Stiker ini digunakan agar bantuan tidak tumpang tindih. Ini juga menjadi langkah agar bantuan dapat lebih transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi semua bisa melihatnya termasuk masyakarakat,” ungkap Haris Tome.(dwi/habari.id)