Alami Penurunan, APBD 2022 Provinsi Gorontalo Tetap Prioritaskan Program Kemasyarakatan

oleh -80 Dilihat
oleh

HABARI.ID | Dampak pandemi Covid-19 yang masih mewabah telah berdampak pada APBD Provinsi Gorontalo tahun 2022 hingga mengalami penurunan. Tak tangung-tanggung, anggaran tersebut turun sekitar Rp. 160,33 miliar menjadi Rp. 1,75 triliun dari APBD induk 2021 sebesar Rp. 1,91 triliun.

Hal ini terungkap pada rapat paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke-66 dalam rangka pembicaraan tingkat II terhadap ranperda tentang APBD Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2021, Senin (18/10/2021).

Menurut ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris R.A Jusuf, meski telah terjadi penurunan tidak akan mempengaruhi program unggulan Pemprov Gorontalo. “Angka-angka ini akan kami akan maksimalkan dan tetap memperhatikan masalah kebutuhan ekonomi kerakyatan, UMKM maupun infrastruktur secara professional,” jelas Paris. 

Paris mengakui jika anggaran tersebut masih belum cukup. Namun untuk menutupi kekurangan tersebut, akan memaksimalkan PAD atau pendapatan asli daerah yang hingga kini terus digenjot.

“Sehingga besaran jumlah anggaran yang telah diputuskan dalam rapat paripurna bersama Gubernur, akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan tetap memperhatikan kesejahteraan rakat,” tandasnya. (Dik/Habari.id)

Baca berita kami lainnya di


Tinggalkan Balasan