HABARI.ID, PEMPROV I Misi Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo, bersama Tagana Provinsi Gorontalo mengubah gubuk milik warga Desa Pentadio Timur Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo, tertunaikan dengan waktu tujuh hari selama Bulan Suci Ramadhan.
Penetapan satu ramadhan pada Kamis (19/02/2026) oleh Pemerintah Pusat, bukan hanya menjadi tanda bagi Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo dan Tagana Provinsi Gorontalo, siap menjalankan ibadah puasa. Tetapi menjadi awal dua lembaga di bawah naungan Pemerintah Provinsi Gorontalo itu, menunaikan misi mulia mengubah gubu milik Erni Kadir, menjadi ‘istana’.
Tujuh hari sejak awal ramadhan sampai dengan hari ketujuh ramadhan Rabu (25/02/2026), merenovasi rumah tak layak huni menjadi layak huni bukan hanya persoalan waktu yang singkat. Tetapi wujud perhatian besar Pemerintah Provinsi Gorontalo, serta amal jariyah bagi Dinsosdukcapil dan Tagana.
Ketebatasan anggaran di tengah efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, tak menjadi soal bagi Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo dan Tagana Provinsi Gorontalo, dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kurang mampu seperti Erni Kadir.
Karena tekad dan niat yang mulia juga baik, berbagai kemudahan didapatkan petugas Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo dan Tagana Provinsi Gorontalo dalam menunaikan tugas mulia itu.
Walhasil, pembangunan rumah layak huni milik Erni Kadir itu satu rupiah pun tak menggunakan Anggaran Pendapatan Belaja Daerah atau APBD Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Rumah Erni Kadir yang sebelumnya berdindingkan anyaman bambu beralaskan tanah itu, kini laksana ‘istana’ sederhana yang bisa dinikmati Emi besama keluarganya.
“Lahan atas rumah Erni Kadir itu hak miliknya. Saya pun berkoordinasi dengan Tagana Provinsi Gorontalo, untuk melakukan asesmen sebagai bagian dari syarat pemberian bantuan. Syukur Alhamdulillah, tanpa mengandalkan APBD kami bisa membangun rumah layak huni untuk masyarakat,” ungkapnya.
“Syukur Alhamdulillah, setelah renovasi rumah selesai kami langsung menyerahkan kunci rumahnya kepada Ibu Erni. Ini adalah kehendak Allah SWT, kami hanyalah perantara dan kami bersyukur bisa menjadi perantara atas hal baik ini,” timpal Reflin menutup.
Ibu Rumah Tangga itu pun tersenyum lebar melihat kondisi bangunan tempat tinggalnya yang sebelumnya berdindingkan anyaman bambu dan beralaskan tanah, kini laksana ‘istana’ sederhana.
Tak banyak kata yang bisa disampaikan secara lisan oleh Erni yang juga kepala rumah tangga, yang ada hanyalah mata yang berkaca-kaca karena haru serta jabatan tangan sebagai bentuk ungkapan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo.(bm/habari.id).






