294 Tahun Kota Gorontalo di Tengah Masalah Klasik dan Upaya Eksekutif

oleh
kota
Habari.Id.

HABARI.ID I Usia 294 tahun Kota Gorontalo, menunjukkan sebuah perjalanan panjang yang tidak mudah bagi suatu daerah yang kini berkembang pesat.

Meski Pemerintah Daerah terus berupaya meminimalisir persoalan daerah dan di tengah masyarakat, kemajuan Ibu Kota Provinsi Gorontalo ini dari bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya, tidak luput dari persoalan klasik.

Misal, mengenai luapan air drainase yang sering menggenangi beberapa ruas jalan di Jantung Kota Gorontalo, dikala musim hujan tiba.

Penataan bidang infrastruktur baik jalan dan drainase dari tahun ke tahun, sampai beberapa kali pergantian kepala daerah terus menjadi buah bibir kalangan masyarakat.

Tidak terkecuali tahun ini di era kepemimpinan Marten Taha dan Ryan F. Kono, masalah genangan air masih menjadi topik utama dari berbagai program kegiatan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Gorontalo.

Seperti Jumat (18/03/2022) sampai dengan Sabtu (19/03/2022) pada momen HUT ke 294 Kota Gorontalo, daerah ini dilanda genangan air di ruas jalan akibat curah hujan yang tinggi, serta adanya pekerjaan infrastruktur di Jantung Ibu Kota Provinsi Gorontalo tersebut.

Hampir semua kalangan mengatakan bahwa persoalan itu, karena pekerjaan infrastruktur drainase selama dua periode kepemimpinan Marten Taha yang tidak baik, termasuk pekerjaan infrastruktur Jalan Nani Wartabone yang tengah berlangsung.

Kendati berbagai upaya sudah dilakukan Marten Taha melalui Pemerintah Kota Gorontalo, meski Ia dan pasangannya yakni periode pertama Budi Doku dan periode kedua Ryan F. Kono, hanya melanjutkan buah pekerjaan dari pemerintahan sebelumnya.

Namun, Marten Taha sendiri memandang kritikan masyarakat adalah motivasi bagi dirinya, untuk terus bekerja dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan daerah.

Bahkan Ia akui, pekerjaan fisik yang tengah berlangsung di Kota Gorontalo saat ini belum bisa dikatakan berhasil, sebab belum selesai proses pekerjaannya.

Hal ini disampaikan Wali Kota Gorontalo Dua Periode itu, saat menyampaikan sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 294 Kota Gorontalo.

“Mohon maaf, beberapa pekerjaan fisik atau infrastruktur di Kota Gorontalo belum bisa saya sebut sukses, karena masih dalam proses pekerjaan. Dan hasil dari pekerjaan infrastruktur ini akan saya sampaikan pada tahun akan datang, Insyalllah saya dan Pak Wakil Wali Kota Gorontalo masih menjabat sebagai pimpinan daerah ..,”

“Pemerintah Daerah tidak bisa menyalahkan masyarakat yang memberikan kritikan, atas pekerjaan atau pelaksanaan program. Sebab tanpa dukungan masyarakat, program kegiatan di daerah tidak akan berlangsung dengan baik juga sukses ..,”

“Jadikanlah kritikan itu sebagai motivasi untuk terus bekerja cepat, bekerja cerdas dan bekerja tuntas. Karena, Pemerintah Daerah sebagai pelayan masyarakat tujuannya untuk membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat,” terangnya.

Selain itu kata Mantan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo ini, tidak maksimalnya pelaksanaan program pembangunan di berbagai bidang di Kota Gorontalo tahun ini, karena bencana pandemi Covid-19.

Dampak dari benacana non alam tersebut bukan hanya dirasakan Kota Gorontalo saja, akan tetapi hampir seluruh dunia. Mulai dari dampak ikutan yang menyertai masalah kesehatan adalah sosial, ekonomi dan keuangan.

“Menurunnya total dana transfer ke semua daerah pada tiga tahun terakhir dan adanya kebijakan PSBB juga PPKM di berbagai daerah serta kebijakan refocusing anggaran, memaksa daerah untuk menunda beberapa kegiatan fisik telah direncanakan beberapa tahun sebelumnya ..,”

“Seluruh daerah dituntut untuk lebih berupaya memperhatikan lagi pengalokasian anggaran pada kegiatan yang betul-betul prioritas dan urgen pada tahun 2022 ini,” ungkapnya.

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo saat sampai beberapa tahun kedepan, tentu tidak terlepas dari bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.

Pada bidang infrastruktur saat ini tengah berlangsung pekerjaan fisik baik jalan dan drainase, bidang ekonomi adanya pekerjaan pusat perdagangan dan pusat kuliner Kalimadu.

“Masalah genangan air di ruas jalan Kota Gorontalo, sebisa mungkin terus diupaya Pemerintah Kota Gorontalo untuk diminimalisir, meski belum tentu bisa dihilangkan karena ada tahapan-tahapannya ..,”

“Pekerjaan drainase di Pusat Kota Gorontalo yang tengah berlangsung saat ini, adalah bagian dari upaya Pemerintah Kota Gorontalo meminimalisir persoalan genangan ..,”

“Tidak hanya itu saja, pada Musrenbang baik tingkat kelurahan dan kecamatan, drainase menjadi salah satu usulan yang diterima Pemerintah Kota Gorontalo, untuk dilaksanakan pada tahun 2023 ..,”

“Dukungan dan motivasi masyarakat serta seluru unsur baik internal dan eksternal sangat penting, bagi Pemerintah Kota Gorontalo untuk mewujudkan cita-cita daerah dan masyarakat ..,”

“Pemerintah Kota Gorontalo juga berterima kasih, karena masyarakat terus memberikan pengawasan atas pelaksanaan program kegiatan yang dijalankan Pemerintah Kota Gorontalo. Marilah kita dukung program pemerintah daerah demi Kota Gorontalo rumah kita bersama,” pungkasnya.(bnk/habari.id).

Baca berita kami lainnya di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.