Warning! SPPG Wajib Laksanakan Tugas Sesuai SOP, Wagub: Sudah Ratusan SPPG Ditutup Permanen

oleh
oleh
Ketua Satgas MBG, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang juga Wakil Gubernur Gorontalo, saat meninjau pendistribusian MBG.(f/kominfo).

HABARI.ID, PEMPROV I Penutupan sekitar 883 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) atau dapur MBG (Makanan Bergizi Gratis), dan pemecatan sebanyak 137 kepala SPPG oleh BGN (Badan Gizi Nasional) belum lama ini, menjadi perhatian serius Ketua Satgas MBG Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang juga Wakil Gubernur Gorontalo.

Tepat Rabu (05/08/2026) saat meninjau pendistribusian MBG di SMP Negeri 1 Tabongo dan SMA Negeri 1 Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie memberikan peringatan tegas kepada SPPG bukan hanya di wilayah Kabupaten Gorontalo, tetapi di Provinsi Gorontalo tentang kualitas menu MBG.

Ia berharap, kelalaian yang terjadi di SPPG luar wilayah Provinsi Gorontalo, agar sedini mungkin bisa diantisipasi dan tidak terjadi di SPPG yang ada di Provinsi Gorontalo. Seperti melanggar standar kebersihan, sanitasi, kasus keracunan, indisipliner serta kualitas menu.

Bahkan Ia sampaikan, peningkatan kualitas pelayanan tidak lepas dari komitmen Kepala BGN yang baru, Sudaryono. Ketegasan Kepala BGN, menurut Idah Syahidah Rusli Habibie adalah wujud peringatan tegas kepada seluruh pengelola SPPG di Tanah Air, untuk mematuhi SOP dalam pelaksanaan program MBG.

“Kepala BGN yang baru sangat tegas. Sudah terbukti apabila ada SPPG yang tidak memenuhi standar atau melanggar ketentuan, langsung ditutup secara permanen. Ini menjadi peringatan bagi seluruh pengelola SPPG agar benar-benar bertanggung jawab dalam mengelola anggaran negara yang diperuntukkan untuk program MBG,” tegas Wagub Idah.

Karena itu, Idah meminta seluruh pengelola SPPG di Gorontalo untuk terus menjaga kualitas makanan, mulai dari proses pengolahan hingga makanan diterima oleh para siswa. Ia menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar membagikan makanan, tetapi juga memastikan setiap anak memperoleh asupan bergizi yang aman dan berkualitas.

“Sebenarnya hari ini saya ingin sidak ke dapur SPPG, tetapi saya memilih datang langsung ke sekolah. Dari makanan yang diterima anak-anak, kita sudah bisa melihat bagaimana tanggung jawab pengelola SPPG dalam menjalankan tugasnya. Tapi nanti pasti kita akan sidak lagi ke SPPG-SPPG,” ungkap Wagub Idah.

Untuk hasil peninjauannya di dua sekolah tersebut, pertama di SMP Negeri 1 Tabongo, Idah Syahidah Rusli Habibie sampaikan menu yang disajikan yakni ayam rica, sayur labu, tahu goreng dan buah pisang. Sedangkan di SMA Negeri 1 Tibawa, menunya ayam bumbu pop, sayur, tempe serta buah manggis.

“Dari hasil yang saya lihat hari ini, kualitas menu sudah menunjukkan kemajuan. Makanan yang disajikan enak, bergizi, layak, dan terlihat lebih baik. Ini tentu harus terus dipertahankan karena yang kita layani adalah anak-anak yang membutuhkan makanan berkualitas,” pungkas Wagub Idah.(bm/habari.id).

Baca berita kami lainnya di